Jenius, Asisten Kelola Dana yang Super Membantu

Suatu ketika pasangan bercerita pengalamannya ketika melakukan training di sebuah perusahaan multinasional di kawasan Sudirman. Di kawasan perkantoran elit tersebut sebagian gaji karyawannya selangit tapi belum tentu pada saat akhir bulan mereka memiliki duit. Oleh karena tuntutan gaya hidup dan kurangnya ketrampilan pengaturan dana individu maka seolah-olah gaji tinggi itu mengalir tanpa wujud yang berarti.

Tidak semua yang berpendapatan tinggi bisa menyisihkan dananya Begitu juga sebaliknya. Belum tentu yang gaji-gajinya pas-pasan tak bisa memiliki tabungan. Asal bisa memisahkan antara kebutuhan dan keinginan serta menjaga agar pasak tak lebih besar daripada tiang maka siapapun sebenarnya bisa menyisihkan dananya untuk ditabung.

Ibu-ibu jaman dulu biasanya menggunakan sistem amplop untuk menjaga aliran kasnya. Setiap amplop diberi nama, misalnya amplop untuk uang saku anak, amplop untuk belanja sembako, amplop untuk keadaan dadurat, dan sebagainya.

Aku sendiri mulai belajar mengatur keuangan sendiri sejak kuliah. Untuk berkuliah aku harus merantau dari kota asalku. Waktu itu orang tua memberi uang bulanan yang tidak banyak. Alhasil aku harus berjibaku untuk mengatur dana tersebut sebaik mungkin. Kadang-kadang masih ada dana tersisa, tapi jika ada buku dan handout yang harus difotokopi maka aku pun harus merogoh simpananku. Beberapa kali anggaran yang kubuat jebol karena ada banyak tugas dan buku yang harus kupelajari. Saat-saat seperti itu aku pun perlu mengatur siasat. Aku tak suka berutang sehingga lebih memilih untuk mengurangi pos makan dan transportasi dengan berpuasa dan berjalan kaki.

Celengan tak lagi efektif untuk menabung

Waktu masih kuliah aku memiliki buku catatan sederhana tentang keuanganku. Tiap bulan aku mencatat jumlah yang kuterima dari Ibu, kemudian kubuat perkiraan biaya untuk transportasi umum, makan, belanja kebutuhan seperti sabun dan pasta gigi, kebutuhan kuliah, menelpon, dan lain-lain. Waktu itu biaya menelpon dengan hape masih sangat mahal. Aku pun bergantung dengan telepon interlokal untuk keperluan telpon rumah. Agar murah maka aku harus menelpon pagi-pagi sebelum pukul enam.

Saat sudah bekerja dan menikah catatanku berubah menjadi sebuah file excel. Di situ tertera bujet tiap bulan dan aliran kas. Dana dan pengeluaran di bank dan kas kugabung dan kucatat di sana.

Aku sering membeli pakan kucing secara daring dan kini terbantu dengan Jenius

Masalahnya kadang-kadang aku lupa mencatat pengeluaran kecil-kecilan. Ketika akhir bulan aku kemudian jadi bingung untuk melakukan rekonsiliasi antara dana yang ada di catatan dengan kondisi sebenarnya.

Yang sekarang makin bikin puyeng dana dan pengeluaran makin tersebar. Ada banyak e-wallet dan aplikasi fintech seperti aplikasi ojek daring yang makin banyak menawarkan fitur, uang elektronik untuk membayar transportasi umum, aplikasi fintech untuk investasi dan sebagainya. Aku harus rajin-rajin memeriksa aset kecilku itu.

Jenius Asisten yang Membantuku Mengatur Lalu Lintas Keuangan
Aku baru resmi berkenalan dengan Jenius sekitar Oktober tahun lalu. Dulu sebelumnya telah mengetahuinya tapi belum sampai benar-benar menggunakannya. Kini aku hampir setiap hari terbantu dengan Jenius.

Tiga Produk Tabungan Jenius

Ya, aplikasi fintech ini super dalam membantu mengelola keuangan. Yang dibantu bukan hanya dalam urusan pengeluaran tapi juga tabungan dan investasi lainnya. Yuk kita bahas satu-persatu.

Membuat Kita Terpacu Menabung dan Atur Pengeluaran Secara Daring
Jenius menawarkan empat jenis tabungan dengan satu akun. Yang pertama adalah tabungan yang fleksibel bernama Flexi Saver. Kita bisa menabung di sini sesukanya tanpa biaya administrasi. Bunga hariannya lumayan ada 5%/tahun.

Aku sendiri biasanya menggunakan Flexi Saver untuk pool dana bulanan. Biasanya aku melakukan transfer dari bank sumber gaji setiap minggu. Nah, saat ini masih ada promo sehingga biaya top up dari bank ke Jenius itu gratis setiap Senin.

Dari pool dana di Flexi Saver itu aku ambil sedikit-sedikit untuk berbelanja di toko online, membayar tagihan listrik, berinvestasi emas, membeli pulsa, membeli tiket nonton, dan mengisi dompet ojek daring. Ya, hampir semua kebutuhanku yang sifatnya online kugunakan Jenius.

Top up uang elektronik aplikasi ojek daring juga bisa di sini

Bahkan aku pernah mendapatkan fasilitas premium trial dari LinkedIn karena visa Jenius diakui secara internasional. Lumayan banget, aku jadi bisa belajar banyak hal dari LinkedIn Learning selama sebulan penuh.

Jenis tabungan berikutnya adalah Dream Saver. Bunganya sama seperti Flexi Saver yakni 5%/tahun. Produk tabungan ini cocok bagi yang sulit menabung dan ingin mewujudkan satu impian dengan durasi waktu tertentu.

Juga bisa untuk mengatur rencana

Contohnya begini. Aku ingin pergi ke Jepang bulan Juni 2020. Kuperkirakan biayanya Rp 30 juta untuk 2 orang. Jika dihitung dari waktu sekarang aku punya waktu 15 bulan untuk mengumpulkan dana. Secara hitung-hitungan sederhana maka aku perlu menabung Rp 2juta/bulan. Tapi dengan adanya bunga maka yang kutabung tidak sampai Rp 2juta, sekitar Rp 1,87 juta.

Namun saat ini aku hanya bisa mengumpulkan sekitar Rp200 ribu untuk anggaran jalan-jalan. Alhasil waktunya jadi nambah 10 tahun lagi.

Wah kalau 200 ribuan harus nunggu 10 tahun agar terkumpul 30 juta

Aku pernah menggunakan produk ini. Setiap bulan aku diberi notifikasi untuk menabung sesuai ketentuan tersebut. Membuatku disiplin untuk menabung. Cocok bagi mereka yang masih malas-malasan menabung.

Yang ketiga adalah produk deposito namanya Maxi Saver. Selama dua bulan ini aku menggunakannya karena bunganya berkisar 8%/tahun, lebih besar dibandingkan bunga bank konvensional. Tabungan di deposito ini akan terkunci selama pilihan waktu, satu bulan, tiga bulan, atau satu tahun. Selama itu dananya tidak bisa diutak-atik dan malah akan kena penalti apabila diambil sebelum waktunya.

Satu lagi adalah dana yang dibiarkan di luar tiga produk tabungan itu. Dana tersebut dana yang bisa langsung digunakan untuk bertransaksi. Jenius memberikan bunga sebesar 1%/tahun untuk dana tersebut.

Kalau aku biasanya tak pernah membiarkan dana menganggur. Jika ada cashback dari program Everyay Jenius maka akan langsung kumasukkan ke Flexi Saver.

Program Everyay-nya Menguntungkan
Yang menarik dari aplikasi Jenius yakni program Everyyay-nya. Tiap bulan biasanya ada yang baru. Aku menggunakan program ini sesuai kebutuhan. Misalnya MonYay setiap Senin untuk top up gratis dari bank ke Jenius. Kemudian tiap Kamis ada Thursyay yaitu cashback Rp50ribu untuk pembelian pulsa setiap Kamis dengan akumulasi Rp400ribu. Nah untuk ini biasanya kugunakan untuk membeli pulsa berdua. Ada lagi Saturyay untuk pengisian M-Tix dengan gratis biaya administrasi dan penambahan Rp 25 ribu untuk top up senilai Rp 150ribu. Lumayan sih.

Aku suka menggunakan promo M-Tix atau top up dulu Gotix dengan Jenius sebelum nonton

Oleh karena saldoku di seluruh produk Jenius rata-rata min Rp 1 juta maka aku mendapatkan keuntungan bebas transfer dan bebas menarik dana mssing-masing sebanyak 25 kali. Ini sangat menguntungkan. Nilai keuntungannya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp162.500,-.

Di luar promo itu biasanya yang kugunakan belanja di marketplace yang bekerja sama dengan Jenius, seperti Tokopedia dan Shopee. Atau menabung emas di Tamasya, mumpung ada promo cashback dengan nominal tertentu. Sayurbox juga suka mengadakan promo dengan pembayaran menggunakan Jenius.

Mengetahui Seluruh Arus Dana
Oleh karena terhubung dengan banyak marketplace dan dompet elektronik yang kugunakan maka aku cukup menggunakan Jenius untuk melakukan banyak hal. Dengan demikian catatan arus dana keluar masuknya pun untuk transaksi online cukup satu. Aku bisa bertransaksi kebutuhan sehari-hari plus menabung. Untuk menambah wawasan keuangan aku juga terbantu dengan forum Jenius bernama CoCreate.

Arus dana masuk dan keluar terpantau

Jenius asisten pengatur keuangan yang super membantu.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 8, 2019.

2 Tanggapan to “Jenius, Asisten Kelola Dana yang Super Membantu”

  1. ada jenius enak banget, berasa apapun jadi lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: