“Captain Marvel” Agak Membosankan, Kualitas MCU Menurun?

“Selama ini aku berjuang dengan tangan terikat. Bagaimana jika aku bebas?”

Film “Captain Marvel” telah rilis sejak Rabu (6/3). Film ini laris manis bersaing dengan Dilan 1991 di Indonesia dan mendapat apresiasi dari penggemar Marvel Cinematic Universe. Sementara di negeri asalnya film ini dibombardir ulasan yang buruk gara-gara pernyataan Brie Larson, pemeran Carol Danvers alias Captain Marvel yang kontroversial. Namun di luar isu tersebut film ini menurutku tak bisa disebut bagus.

Pada film pertama “Captain Marvel” ini dijelaskan awal mula Carol meraih kekuatannya dan ketika bertemu Nick Fury dari SHIELD. Dikisahkan Vers (Brie Larson) yang merupakan anggota pasukan elit Kree, Starforce, kabur sebagai tawanan bangsa Skrull. Pada saat menjadi tawanan memorinya diperiksa dan ia dianggap memiliki hubungan dengan seorang ilmuwan yang menciptakan pesawat luar angkasa supercepat, dr. Lawson.

Bangsa Skrull mengincar teknologi tersebut. Agar teknologi tersebut tak jatuh ke tangan musuh, Vers pun kabur dengan pesawat luar angkasa milik Skrull dan mendarat ke planet C53 alias bumi.

Kemunculan Vers yang tak wajar membuatnya menjadi bahan penyelidikan organisasi SHIELD. Nick Fury (Samuel L. Jackson) dan Phil Coulson (Carl Gregg) pun menginterogasinya dan kemudian membuat keduanya bertemu dengan Skrull yang menyamar. Sebenarnya ada apa dengan teknologi tersebut dan kenapa Vers merasa ia tak asing dengan planet tersebut?

Trailer yang Standar dan Tak Menggugah
“Captain Marvel” mulai banyak dijadikan bahan komentar negatif netizen setelah melihat trailer-nya. Sebelumnya netizen sudah sangat senang akan adanya film ini, apalagi inisial nama Captain Marvel menjadi tujuan pengiriman pesan darurat Fury sebelum ia menghilang.

Tapi, apa daya. Trailer-nya tak menarik. Biasa saja, tak seperti film-film superhero. Trailer keduanya pun juga sama.

Sebenarnya hal ini juga menimpa “Dark Phoenix”. Alih-alih cuek dengan reaksi netizen, mereka memperbaikinya. Bahkan dengan melakukan pengambilan gambar ulang. Hasilnya? Trailer kedua sudah layak sebagai film superhero. Jean Grey nampak brutal, kuat, sekaligus rapuh.

Cerita yang Datar
Bagian menarik dari “Captain Marvel” hanya ada dua. Goose dan tembang 90-annya. Ceritanya datar, performa Brie Larson biasa saja, musuhnya kurang berkesan, bahkan skoringnya terdengar generik. Theme song “Captain Marvel” standar dan kurang ikonik seperti Theme Song “Wonder Woman” yang wah.

Entah kenapa sepertinya ada yang salah dengan film “Captain Marvel” ini. Ceritanya datar dan standar seperti film superhero jaman dulu. Bahkan Trilogi “Spider Man” saja masih jauh lebih enak ditonton.

Brie Larson sebagai aktris peraih Oscar juga kurang maksimal membawakan perannya di sini. Ia kurang simpatik. Saat menonton, aku tak terlalu bersimpati dengannya karena ia nampak arogan. Jude Law juga tampil biasa saja. Untunglah masih ada Fury yang berupaya mengimbangi dengan candaan-candaannya yang kadang-kadang gagal. Pemeran pimpinan Skrull, Ben Mendehlson, juga tampil apik. Dan tentunya poin besar ada pada kucing nakal bernama Goose. Dia yang menyelamatkan cerita.

Dari segi CGI bagus tapi nggak yang sampai wow banget. Proses memudakan wajah Coulson dan Fury patut dipuji. Referensi tahun 95 patut diacungi jempol meski ada beberapa yang kurang valid. Referensi itu dari musik (Tapi lagu milik Hole muncul tahun 1998?), autopsi alien yang biasa hadir film seperti X-Files, boneka dengan rambut kaku, t-shirt Nine Inch Nails, CD Room, Altavista, dan denim belel. Oh ya aku sudah menulis tentang tembang 90-annya. Sayangnya keberadaan tembang ini malah menutupi skoringnya. Skoringnya terkesan biasa saja.

Captain Marvel vs Wonder Woman
Tidak enak dibandingkan, tapi “Captain Marvel” memang kalah telak jika dibandingkan “Wonder Woman”. Dari segi cerita, pengembangan karakter, dan theme song “Wonder Woman” dari DC jauh lebih baik dibandingkan “Captain Marvel”.

Siapa tahu Disney setelah membaca ulasan negatif dan kritikan netizen jadi berbenah. Tetep cerita memegang kunci utama sebuah bagus itu atau tidak selain arahan dari sutradara dan kualitas akting pemainnya.

Detail Film:
Judul: Captain Marvel
Sutradara: Anna Boden, Ryan Fleck
Pemeran: Brie Larson, Samuel L. Jackson, Ben Mendelsohn, Jude Law.
Genre : Superhero, laga
Skor : 6/10 karena ada Goose jadi 7/10
Gambar milik Disney/iMDB

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 11, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: