Kisah Fantasi yang Mengharukan dalam “Big Fish & Begonia”

Apakah Kalian ingat kisah dongeng dalam Ghibli tentang anak perempuan yang kedua orang tuanya berubah menjadi babi dan kemudian ditawan oleh warga kota yang misterius? Ya kisah bernuansa fantasi supranatural ala-ala “Spirited Away” ini tersaji dalam sebuah sebuah animasi apik berjudul “Big Fish & Begonia”.

Cerita dalam “Big Fish & Begonia ini imajinatif. Aku menyukainya sejak pertama menonton prolognya. Dikisahkan ada sebuah rahasia yang dimiliki oleh lumba-lumba berukuran besar yang bisa mengubah cara pandangmu ke mereka.

Di kisah tersebut ada sebuah negeri yang penduduknya memiliki kekuatan setengah dewa. Negeri mereka indah dan makmur. Negeri mereka lokasinya sepertinya berada di bawah samudera. Mereka bisa ke negeri manusia lewat portal tertentu yang dibuka lewat prosesi mistis. Tapi wujud mereka berubah. Mereka akan muncul ke dunia manusia beberapa hari dalam wujud lumba-lumba merah.

Biasanya setiap anak yang memasuki usia remaja akan menjalani misi tersebut untuk mengenal dunia manusia dan mengetahui apakah alam manusia masih lestari atau sudah tercemar. Kali ini giliran Chun, untuk menjalankan misi tersebut bersama beberapa remaja lainnya.

Chun memiliki kekuatan berkaitan dengan tanaman begonia. Ia mampu menumbuhkan begonia yang memiliki bunga indah dan akar yang kuat.

Selama di dunia manusia dalam wujud lumba-lumba, ia terkagum-kagum dengan kerlap-kerlip lampu kota dan kemudian pemandangannya yang berbeda dengan yang ada di negerinya. Hingga suatu ketika ia melihat seorang pria muda bersama adik perempuan dan anjingnya. Ia nampak bersemangat dan bersikap baik kepada para hewan.

Suatu ketika ia menolong Chun dari jeratan. Hingga ia akhirnya masuk ke pusaran air yang kuat dan meninggal. Adiknya menangis mendapati sang kakak tak kembali. Chun merasa bersalah. Ia membawa alat musik si pemuda tersebut dan kembali ke dunianya.

Di negerinya ia menjadi pendiam. Ia sangat berduka. Ia pun kemudian menukarkan separuh jiwanya agar pemuda tersebut bisa kembali ke dunianya. Ia kemudian mendapatkan bayi lumba-lumba yang harus dijaganya. Ketika lumba-lumba tersebut besar maka ia akan bisa kembali ke dunia manusia dan kembali menjadi manusia.

Namun, ruh manusia dilarang di negeri Chun. Sahabatnya, Qiu, membantunya menjaga rahasia tersebut. Tapi alam pun murka. Chun pun menjadi dilema.

Kisahnya indah dan mengharukan. Tak ada yang salah dalam cerita ini. Si pemuda menolong tanpa beban. Tapi si adik dan Chun menjadi demikian berduka. Chun selain merasa sangat merasa bersalah juga mulai jatuh cinta kepadanya. Sebuah cinta yang terlarang antara makhluk dari negeri mistis seperti Chun dan bangsa manusia.

Perubahan karakter Chun terlihat di sini. Ia menarik diri dan lebih pendiam. Ia tak mengomentari sahabatnya yang mencoba menghiburnya.

Ada kisah cinta segitiga di sini. Bagian inilah yang kemudian membuat penonton makin terharu. Ada pengorbanan yang harus dilakukan.

Gambarnya indah. Animasi dari negeri Tiongkok makin patut diperhitungkan Ceritanya imajinatif. Memang ada nuansa seperti kisah Ghibli, Spirited Away” dan “The Red Turtle”, dengan wujud makhluk yang aneh-aneh dan kekuatannya yang magis. Juga ada nuansa kisah seperti Puteri Duyung. Cerita animasi yang indah, hanya ada beberapa hal yang rasanya kurang menggigit. Aku memberi skor 7.4/10.

~ oleh dewipuspasari pada Januari 12, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: