Merasai Kursus Gratis Pemerintah



Awal bulan April seorang kawan mengabarkan sebuah kementrian kembali mengadakan pelatihan. Biasanya ia diadakan tatap muka selama beberapa bulan. Khusus tahun ini karena pandemi maka diadakan secara daring.
Aku mendaftar dan lolos di sebuah pelatihan. Ia akan diadakan secara daring. Peserta diminta bergabung dengan grup percakapan untuk memudahkan koordinasi.

Pada hari ‘H’ aku pun bersiap-siap sejak 30 menit sebelumnya. Aku agak was-was dengan koneksi internet yang hari itu cenderung lambat.

Kami tidak menggunakan Zoom tapi Google Meet yang kemudahan dan fiturnya tak banyak berbeda dengan milik Zoom. Aku juga tak mengunduh aplikasinya, langsung lewat tautan yang dibagikan.

Mulailah pelatihan dimulai. Kami melakukan absen secara daring secara berkala. Ini uniknya, permintaan absen suka muncul tiba-tiba untuk mengetahui apakah para muridnya betul-betul sedang aktif online atau tidak. Juga suka ada kuis secara mendadak. Menarik.

Kestabilan koneksi kemudian diuji. Beberapa kali koneksi terputus. Aku juga mulai was-was dengan kuota. Wah apa cukup ya kuotaku untuk dua setengah jam pelatihan daring.

Secara umum pelatihannya menarik. Meski masih dasar-dasar dan sebagian materi di antaranya sudah kupahami, menurutku pelatihan semacam ini cukup bermanfaat. Cuma masalah koneksi bikin was-was. Pelatihannya juga mungkin bisa dipadatkan karena durasi yang kelamaan mudah bikin bosan.

Kalau ada pelatihan semacam ini lagi aku ingin ikut dengan level materi yang lebih tinggi. Syukur-syukur sesi daring dengan video conference-nya diminimalkan, dengan lebih banyak sesi tanya jawab via aplikasi percakapan. Entah kenapa aku masih kurang nyaman dengan vicon. Tapi untungnya di sini kami tak menampilkan video diri. Video dan suara peserta dimatikan, hanya suara dan video dari pembicara dan fasilitator.

Menurutku model pelatihan ala IndonesiaX lebih nyaman ada durasi, kuis, dan juga wadah tanya jawab. Peserta tak harus menonton video karena ada substitle yang bisa dibaca tanpa harus mengunduh dan menonton video. Hemat kuota.

Setelah pelatihan kami pun mendapatkan sertifikat daring. Lumayan buat mempercantik CV di LinkedIn.

Gambar: pixabay

~ oleh dewipuspasari pada Mei 17, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: