Pesan Keberagaman dalam Balutan Musikal di “DoReMi & You”

doremi & you
“Tiga Dara” dan “Petualangan Sherina” adalah dua contoh film drama musikal yang dikenang. Bukan hanya sajian lagu-lagunya yang berkesan, melainkan pula alur cerita dan karakter-karakternya. “DoReMi & You” mencoba untuk mengikuti jejak kesuksesan pendahulunya dengan imbuhan pesan empati dan keberagaman.

Film-film drama musikal memiliki penggemar tersendiri. Peminatnya mungkin tidak sebanyak film laga atau film komedi. Dalam film-film bergenre musikal, penonton diajak menyelami lebih dalam karakter dan konflik dalam film tersebut lewat musik. Pesan-pesan disampaikan dalam lirik.

Oleh karenanya ada tembang dan musik instrumentalia yang lekat dalam sebuah film musikal.  Tembang “Lihatlah Lebih Dekat” dan “Jagoan” menjadi tembang ikonik “Petualangan Sherina”. Dengan mendengar lagunya maka penonton bisa memahami pesan utama dalam film. Tentang rasa kekuatiran ketika berpindah sekolah, juga konflik karena ada kawan yang merasa paling hebat.

Lantas bagaimana dengan “DoReMi & You”?

Dari segi alur cerita bisa dibilang sederhana. Pasalnya ia ditujukan untuk penonton segala usia.

Dikisahkan keempat sahabat, Imung (Fatih Unru), Putri (Adyla Rafa Naura Ayu), Markus (Toran Waibro), dan Anisa (Nashwa Zahira) terlibat masalah gara-gara uang pembayaran jaket dari teman-temannya hanyut di sungai. Mereka hanya punya waktu terbatas untuk mengembalikan uang tersebut. Lalu muncul ide untuk ikut kontes bernyanyi di ajang “DoReMi & You”.

Putri pun meminta bantuan kakak kelas, Reno (Devano Danendra), untuk melatihnya. Tapi saat itu menjelang UAS sehingga konsentrasi mereka terbagi. Kemudian ada riak-riak masalah yang mengancam persahabatan mereka.

Sejak awal penonton sudah diberikan kode ini adalah film musikal dengan koreografi apik yang melibatkan seluruh siswa di sekolah tersebut diiringi tembang penyemangat bersekolah berjudul “Hari ini Indah”. Beberapa dialog juga disampaikan dengan bernada. Bahkan nasihat si ayah buat Putri juga disampaikan lewat lagu.

doremi & you

Mereka menari dan menyanyi (sumber gambar: IDN Times)

Yang membuat film ini berbeda, penutup filmnya dibiarkan apa adanya. Ia tidak mengikuti rumus-rumus klise film-film dengan tema kompetisi pada umumnya. Ia berani ke luar dari formula yang biasa digunakan.

Hal yang menonjol dalam film ini adalah unsur empati dan keberagamannya. Ketiga sahabat secara perlahan-lahan muncul sisi empatinya kepada sosok Markus yang menjadi bendahara sekolah. Ia yang merasa paling bertanggung jawab kepada masalah duit tersebut.

Doremi and you

Ada pesan empati dan persahabatan di sini (sumber: Goodwork)


Sisi keberagaman juga ditonjolkan lewat karakter tokoh-tokohnya yang mewakili wilayah barat dan timur Indonesia. Perwakilan pemilik sifat ceria, optimis, pesimis, dan si kalem juga terlihat di sini.

Soundtrack film berjudul “Harmoni” yang dibawakan Naura dan Devano menguatkan pesan keberagaman tersebut. Bahwa ada banyak hal yang berbeda, termasuk cara pandang namun tak perlu dipaksakan.

Seribu alasan kita akan berbeda
Berjuta alasan untuk saling mengerti 
Anugrah terindah dari tuhan berjalan beriringan
Terciptalah harmoni

Lagu-lagu daerah yang dibawakan keempat tokohnya menjadi puncak pesan keberagaman tersebut dari “Bungong Jeumpa”, “Sik Sik Sibatumanikam”, “Cublek-cublek Suweng”, hingga “Yamko Rambe Yamko” yang tampil harmonis dan serasi. Sebuah sisipan pesan keberagaman yang mudah dicerna oleh penonton.

Doremi & you

Drama musikal yang bernas (sumber: Goodwork)

Detail Film:

Judul Film: DoReMi & You

Sutradara: BW Purwanegara

Pemeran: Naura Ayu, Defano Danendra, Fatih Unru, Toran Waibro, Nashwa Zahira Genre: Drama musikal

Skor: 7.5/10

Gambar atas: dream dot co dot id

~ oleh dewipuspasari pada Juni 23, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: