Zom 100: Bucket List of the Dead yang Fresh

Zom 100: Bucket List of the Dead Ada begitu banyak film bertemakan distopia dan zombie. Namun tak ada salahnya menyaksikan series anime terbaru berjudul Zom 100: Bucket List of the Dead. Film series yang tayang di Netflix sejak 9 Juli ini diangkat dari manga populer berjudul Zom 100: 100 Things I Want to do Before I Become a Zombie karya Haro Aso dengan gambar oleh Kotaro Takata. Baru satu episode yang rilis dan nampaknya sih jalan ceritanya fresh.

Di awal film, penonton disuguhi sosok pria yang berlarian dikejar begitu banyak zombie. Khas film zombie pada umumnya. Tapi jangan langsung muram dan berkata ceritanya bakal gitu-gitu saja. Tunggu dulu sejenak. Akan ada kilas balik dari si tokoh utama yang bernama Akira Tendo.

Spoiler alert! Sepertinya akan banyak bagian cerita yang kusampaikan. Yang belum nonton, jangan dibaca bagian sinopsisnya hingga ada bagian spoiler berakhir.

Akira awalnya pemuda yang ceria dan penuh semangat. Ia dulunya aktif di tim rugby. Ia sendiri sangat senang dan bangga bekerja di sebuah perusahaan di Tokyo. Tapi ternyata lingkungan pekerjaannya begitu toksik.

Akira jarang pulang ke kosan dan mandi. Waktunya habis tersita di kantor. Ia selalu mengutuk kantornya tapi hingga tiga tahun ia bertahan di sana. Ia selalu merasa kekurangan tidur dan lama-kelamaan ia seperti robot. Semuanya nampak seperti kelabu. Hanya seorang gadis di kantornya yang membuatnya masih punya semangat hidup.

Hingga suatu ketika ia terbangun dan mendapati serbuan zombie di apartemen dan di jalan-jalan. Bukannya takut dan sedih, Akira malah gembira dan merasa bebas. Serangan zombie akan membuat kantornya tak bisa beroperasi. Ia bebas untuk tak kembali bekerja.

Zom 100: Bucket List of the Dead Ia pun menyusun rencana untuk menikmati hidup sebelum raganya berubah menjadi zombie.

Spoiler berakhir.

Ceritanya menurutku fresh walaupun di awal aku agak kuatir ceritanya bakal seperti film zombie pada umumnya. Aku merasa terhubung melihat kondisi kantor Akira yang toksik. Aku pernah merasakan bekerja di kantor yang seperti tak ada waktu istirahatnya dan membuatku enggan berangkat setiap harinya, jadi aku merasa berempati kepada Akira hehehe.

Akira sendiri adalah pemain rugby sehingga ia nampaknya tak takut dikejar-kejar zombie karena di lapangan ia dituntut untuk berlari kencang. Bagian yang membuatku tertawa ketika ia malah menyeruduk zombie berbadan besar dan berhasil menjatuhkannya. Wah.

Ceritanya memang unik. Ada kalanya ketika seseorang tahu hidupnya tak bakal panjang ia akan berupaya untuk lebih menikmati hidup. Selama lebih dari 1000 hari ia disiksa di lingkungan kantornya, ia merasa berhak untuk bersenang-senang dan lebih menikmati hidup.

Dari segi visual, anime dari studio Bug Films ini lumayan bagus. Lisensi dipegang oleh Viz Media. Gambaran serangan zombienya cukup menakutkan dan mendebarkan. Di awal sudah nampak bagian seperti nerakanya. Gambar karakternya mungkin tak secantik dan setampan anime pada umumnya, tapi jadinya punya ciri khas tertentu.

Zom 100: Bucket List of the Dead Wah aku menunggu episode keduanya. Oh iya bakal ada live action-nya yang juga tayang di Netflix. Direncanakan tayang mulai 3 Agustus. Ehm aku tak begitu antusias soal live action, tapi lihat saja nanti.

Gambar dari Anime Corner, IMDb, dan Adala News

~ oleh dewipuspasari pada Juli 10, 2023.

Tinggalkan komentar