
Awal mula kebakaran itu karena lilin, cerita ibuku. Oh mati lampu, Ma? Aku penasaran. Bukan, ternyata memang setiap harinya ia tidak pakai lampu. Hanya lilin.
Lanjutkan membaca ‘Lilin’

Awal mula kebakaran itu karena lilin, cerita ibuku. Oh mati lampu, Ma? Aku penasaran. Bukan, ternyata memang setiap harinya ia tidak pakai lampu. Hanya lilin.
Lanjutkan membaca ‘Lilin’
Oh belakangan ini Jakarta begitu gerahnya, baik pagi, siang, ataupun malam. Aku sampai harus mandi menjelang tidur malam agar bisa terlelap. Selain gerah, ancaman gigitan nyamuk juga membesar. Sepertinya mereka gembira beranak pinak di musim yang gerah dan lembab. Gara-gara hawa yang kurang nyaman ini aku jadi makin suka ke taman.
Lanjutkan membaca ‘Hawa Gerah, Bunga Bakung, dan Sepatu Peri’
Mungkin kalian bosan membaca tulisanku akan Slipknot. Tidak apa-apa kalian bisa anggap tidak ada tulisan ini. Entah kenapa hari ini aku ingin mendengar lagu-lagu Slipknot yang kelam. Eh lagunya sebagian besar memang suram ya hahaha. Kali ini aku menambahkan sedikit tentang Korn.
Lanjutkan membaca ‘Slipknot, Korn, dan Kesehatan Mental’
Semua orang seperti berseru kepadaku hingga kupingku pekak. Pergilah, aku menutup mulut guaku rapat-rapat. Biarkan aku bak beruang, berhibernasi hingga waktu bangkitku tiba.
Lanjutkan membaca ‘Gua’
Aku ingin bernapas dengan benar
Tapi ketika aku benar-benar merasainya
memperhatikan keluar masuk napas
aku malah makin susah bernapas dengan benar