
Tak ada yang peduli dengan trotoar di kawasan ini. Meski pejabat daerah tingkat kelurahan terus berganti, meski pendapatan mereka terus melejit.
Lanjutkan membaca ‘Trotoar’

Tak ada yang peduli dengan trotoar di kawasan ini. Meski pejabat daerah tingkat kelurahan terus berganti, meski pendapatan mereka terus melejit.
Lanjutkan membaca ‘Trotoar’
Kadang-kadang tubuhku mencari kudapan yang manis. Bukan karena aku penggemar makanan legit. Namun, kudapan manis ampuh mengembalikan suasana ku jadi hepi.
Lanjutkan membaca ‘Kudapan Manis Agar Balik Hepi’
Eh, kok ada lele di galon? Aku mendekat, melihat dua buah galon yang dipasang berjajar. Yang satu berisikan anakan lele berukuran 9 cm. Lainnya berisikan lele yang lebih besar. Wah galon jadi akuarium? Menarik juga idenya.
Lanjutkan membaca ‘Beternak Lele dalam Galon Bekas’
Kamu bertanggung jawab atas apa yang kamu makan dan konsumsi. Aku lupa di mana aku mendengar kalimat ini. Namun, aku tertohok juga, lalu mencoba berpikir lama sebelum membeli. Apa aku benar perlu barang ini, apa aku ingin makan ini?
Lanjutkan membaca ‘Sampahku Tanggung Jawabku’
Keyong hadir sebagai personel baru. Belum diakui secara sah sebagai kucingku sih karena kelakuannya bar bar, tukang rebut. Dengan adanya Keyong, maka lengkaplah trio oyen. Mereka adalah Nero Manis, Clarabella, dan Keyong.
Lanjutkan membaca ‘Trio Oyen, Dua Jantan Satu Betina’