
Selintas menjadi kucing di rumah itu menyenangkan ya. Banyak tidur, main, dan makan. Tidak perlu kerja keras. Manusia sudah terhipnotis dan akan terus menjadi budak.
Lanjutkan membaca ‘Eat, Play, Love Semboyan Kucing dan Hewan Tercinta’

Selintas menjadi kucing di rumah itu menyenangkan ya. Banyak tidur, main, dan makan. Tidak perlu kerja keras. Manusia sudah terhipnotis dan akan terus menjadi budak.
Lanjutkan membaca ‘Eat, Play, Love Semboyan Kucing dan Hewan Tercinta’
Apa kalian suka menonton film yang random? Meski aku juga suka menonton film blockbuster dan film festival, ada kalanya aku menonton film secara acak. Kali ini aku memilih drama komedi romantis berjudul “Say Anything…” yang merupakan film John Cusack saat masih muda. Untungnya aku nggak punya ekspektasi, filmnya ternyata lumayan.
Lanjutkan membaca ‘“Say Anything… ” Romcom Popcorn yang Manis’
Langit makin gelap
Sesaat lagi warna langit akan berubah
Sebelum itu terjadi, aku mencari-cari bintang
Apakah ada bintang terang untukku sebagai penerang

Aku belum menemukan series kuliner yang membuatku merasa santai saat menontonnya selain “Midnight Diner. Memang ada series kuliner yang cukup bagus seperti “The Road to Red Restaurants List”, “The Makanai: Cooking for the Maiko House”, ” The Bear”, dan “Izakaya Bottakuri”, Namun, tak ada yang senyaman ketika menonton “Midnight Diner”. Series ini berawal tahun 2009 dan berakhir tahun 2019 dengan total lima musim. Aku terkejut ketika semalam menjumpai ada musim baru series ini.
Lanjutkan membaca ‘Wah Ada Episode Baru “Midnight Diner”’
Ketika sedang menelusuri rute menuju Taman Delonix, ada masjid dengan nama Tionghoa. Aku pun penasaran dan kemudian singgah ke sana sebelum main ke taman. Masjid tersebut adalah Masjid Tjia Khang Hoo.
Lanjutkan membaca ‘Wah Ada Masjid Tjia Khang Hoo yang Kental Ornamen Tionghoa’