Suka Duka Jadi Editor

•September 19, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dulu sekitar empat tahunan aku merangkap menjadi editor majalah internal perusahaan. Latar belakang pekerjaan sebelumnya sebagai jurnalis turut membantuku. Tapi gaya bahasa koran dan majalah perusahaan tentu berbeda sehingga aku perlu waktu menyesuaikan diri. Nah, berikut suka duka pengalamanku mencicipi pekerjaan sebagai editor. Lanjutkan membaca ‘Suka Duka Jadi Editor’

Iklan

Karamel

•September 18, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Namanya Kara. Tapi ia lebih populer dengan sebutan karamel. Bukan apa-apa, ia memang berkulit cokelat manis seperti karamel. Ia juga gemar makan yang manis-manis, seperti panekuk dengan gula karamel. Lanjutkan membaca ‘Karamel’

Ayam Bakar Sawah yang Sedap dan Hemat

•September 17, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Menu masakan ayam mungkin bukan sesuatu yang baru. Tapi bagaimana jika ayam tersebut disajikan dengan penyajian dan menu beragam, dari ayam bakar, ayam kemangi, atau ayam geprek dengan pilihan dua sambal, sambal matah dan sambal bawang. Harganya juga murah meriah, rata-rata Rp 10 – 16 ribu. Nama tempat makannya adalah “Ayam Bakar Sawah”. Lanjutkan membaca ‘Ayam Bakar Sawah yang Sedap dan Hemat’

Kucing-kucingku Mengurus, Kasihan

•September 16, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kutitipkan ke pak satpam lingkungan rumah keempat kucingku. Nero, Mungil, Kecil, dan Kidut. Aku memberi pesan agar mereka diberi makan dua kali sehari dan air minumnya setiap beberapa hari diganti. Seminggu berlalu. Aku terkejut karena halaman rumah begitu kotor dan bau. Kedua kucingku menyambut, Kecil dan Kidut. Keduanya kotor dan kurus. Lanjutkan membaca ‘Kucing-kucingku Mengurus, Kasihan’

Jalanan Surabaya Kurang Informatif

•September 15, 2019 • 2 Komentar

Jalan HR Muhammad dulu tak asing bagiku. Setiap hari ketika masa awal kuliah aku melewati jalan ini menuju rumah pamanku. Tapi kini aku merasa asing sama sekali, terutama ketika hendak menuju Suramadu. Ada sebuah bunderan dengan banyak persimpangan. Salah belok sedikit maka salahlah ruteku, aku harus putar balik lagi minimal beberapa kilometer lagi dalam kondisi lalu lintas yang padat. Lanjutkan membaca ‘Jalanan Surabaya Kurang Informatif’