“Sebelum Pagi Terulang Kembali”, Ketika Film Jadi Penyebar Pesan Antikorupsi

•Juli 10, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebelum pagi terulang kembali
Film bukan hanya media hiburan, melainkan juga seringkali menyebarkan pesan. Memasukkan muatan berat dalam sebuah film perlu keluwesan agar penonton juga tidak merasa terjejali, seperti dalam film “Sebelum Pagi Terulang Kembali”. Lanjutkan membaca ‘“Sebelum Pagi Terulang Kembali”, Ketika Film Jadi Penyebar Pesan Antikorupsi’

Anggaran Kucing Ikut-ikutan Melejit

•Juli 9, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

kucing nero

Sejak tiga bulan terakhir pengeluaran untuk para kucing sungguh melejit. Bila ada kucing yang sakit aku merasa seperti diselepit. Duh ke klinik minimal seratusan dan belum lain-lain. Oleh karenanya aku punya prinsip tak apa-apa banyak keluar duit untuk beli makanan kucing, asal mereka selalu fit. Lanjutkan membaca ‘Anggaran Kucing Ikut-ikutan Melejit’

Nasi Kucing Ketiga, Keempat

•Juli 8, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anak kucing

Santapan ketiga yang kusajikan buat mereka, Nero, Coki, dan pasukan Koko Beluk. Mereka menatapku mencampur ikan tongkol goreng dengan nasi hangat dengan wajah yang penuh harap. Wajah memelas dan tatapan lapar. Lanjutkan membaca ‘Nasi Kucing Ketiga, Keempat’

Era Digital, Bagaimana dengan Jalan-jalan Virtual?

•Juli 7, 2020 • 5 Komentar


Tahun lalu ketika melakukan riset dalam rangka membuat sebuan makalah proseding tentang rancangan aplikasi museum Indonesia, aku menemui beberapa aplikasi museum dunia menambahkan fitur tur virtual. Fitur ini mungkin dulu kurang populer, namun pada situasi seperti ini, tur virtual bisa menjadi salah satu alternatif, jalan-jalan hanya lewat mata. Lanjutkan membaca ‘Era Digital, Bagaimana dengan Jalan-jalan Virtual?’

Kisah-Kisah Tentang Nasi

•Juli 6, 2020 • 8 Komentar

nasi goreng

Beberapa waktu lalu aku memborong banyak komik. Puluhan, hampir saja mau seratus, untung nggak jadi hehehe. Beberapa komiknya membahas tentang makanan. Yang menarik dari komik tersebut, ceritanya bukan tentang remaja putri dan putra yang kemudian jatuh cinta. Ada sih bumbu-bumbunya, bumbu komedi dan romantis, tapi fokus utamanya tetap makanan. Lanjutkan membaca ‘Kisah-Kisah Tentang Nasi’