
Seorang perempuan mengenakan gincu dan wig berwarna merah. Dandanannya nampak serasi dengan warna jembatan. Ia berdiri menunggu pelanggan, para pria hidung belang. Sosok perempuan bernama Kenanga dengan dandanan mencolok ini begitu kontras dengan langit malam yang gelap kebiruan. Momen ini menjadi salah satu adegan yang ikonik di film “Jembatan Merah” (1973) karya Asrul Sani.




