
Mimi Hitam punya kasih yang besar. Ia menyayangi semua kucing di rumah. Si Momo dijilatinya. Kini gantian si Creamy. Setelah lelah menjilati, ia kecapekan dan tidur pulas. Lanjutkan membaca ‘Mimi Hitam yang Penyayang’


Mimi Hitam punya kasih yang besar. Ia menyayangi semua kucing di rumah. Si Momo dijilatinya. Kini gantian si Creamy. Setelah lelah menjilati, ia kecapekan dan tidur pulas. Lanjutkan membaca ‘Mimi Hitam yang Penyayang’

Semalam hujan tak kunjung berhenti hingga datang pagi. Hawa jadi terasa sejuk, bahkan di beberapa momen teras dingin. Hanya aku tak enak menikmati. Saat aku merasa nyaman tidur dengan iringan hujan, di tempat lain malah bersedih karena masuknya air. Lanjutkan membaca ‘Hujan Malam Hingga Pagi’

Kucing-kucing rumah kalau diperhatikan itu pandai bergaya di depan kamera. Mereka fotogenik. Termasuk si Panda Cemong.

Sebuah buku bisa membuatmu jatuh hati lewat desain sampul dan sinopsisnya. Demikian juga halnya dengan novel fantasi yang kupinjam dari Perpustakaan Berjalan. “Temple Alley Summer: Musim Panas di Gang Kuil Kimyo”, judulnya. Lanjutkan membaca ‘“Temple Alley Summer: Musim Panas di Gang Kuil Kimyo”, Dongeng Super Imajinatif’

Bukan hanya manusia yang mudah terserang batuk pilek saat musim hujan. Kucing juga mudah lho tertular bapil. Apalagi kucing kampung setengah liar seperti kucing-kucingku yang sulit diminta tinggal diam di rumah. Lanjutkan membaca ‘Februari, Musim Bapil Kucing’