
Sambil mengunyah keripik, aku membaca berbagai info tentang aksi demo yang ada di berbagai kota di negeri ini. Hatiku berdesir. Tiba-tiba ada perasaan haru bergulir.
Lanjutkan membaca ‘Bersuara’

Sambil mengunyah keripik, aku membaca berbagai info tentang aksi demo yang ada di berbagai kota di negeri ini. Hatiku berdesir. Tiba-tiba ada perasaan haru bergulir.
Lanjutkan membaca ‘Bersuara’
Semalam aku susah tidur. Akhirnya aku membuka-buka iPusnas dan melihat daftar buku yang direkomendasikan. Oooh kebanyakan naskah kuno, aku membaca sekilas judul-judulnya lalu terpaku pada satu naskah. Judulnya, “Pusparagam Naskah Warisan Skriptoroum Pecenongan: Warisan Literasi Betawi untuk Jakarta Kota Global Berbudaya”.
Lanjutkan membaca ‘Membaca Buku Bahas Naskah Kuno tentang Taman Bacaan Era 1850-an di Pecenongan’
Ketika mulai sunyi, sisi diriku yang lain menguasai. Topeng diriku yang ceria dan bersemangat terlepas, berganti sosokku yang melankolis dan sering overthinking. Apa yang harus kulakukan agar Momo dan Konyel kembali?!
Lanjutkan membaca ‘Ketika Mulai Sunyi’
Youtube music mengajakku mendengarkan tembang baru Bring Me The Horizon, band asal Britania. Black & Blue, judulnya. Sungguh aku tak bersiap sebelumnya. Lagu ini memberikan kejutan yang menyenangkan. Lagu lawas yang memberikan nostalgia sekaligus penyegaran. Tembang death metal yang tak kuduga dibawakan lagi oleh Oli Sykes dan rupanya ia masih mampu membawakannya.
Lanjutkan membaca ‘Black & Blue Versi Baru BMTH’
Luka itu masih menggores hatinya. Membuat celah yang sulit dijahit oleh uang atau barang berharga lainnya. Semakin lama celah itu menganga, memberikan rongga yang hampa.
Lanjutkan membaca ‘Santapan Peringan Hati’