
Sejak tiga ekor kucingku hilang dalam waktu beruntun, aku jadi makin waspada. Kucing-kucing wajib pakai kalung dan kucek keberadaannya setiap harinya. Lanjutkan membaca ‘Trauma Kucing Hilang dan Orang Mencurigakan’


Sejak tiga ekor kucingku hilang dalam waktu beruntun, aku jadi makin waspada. Kucing-kucing wajib pakai kalung dan kucek keberadaannya setiap harinya. Lanjutkan membaca ‘Trauma Kucing Hilang dan Orang Mencurigakan’

Momo dan Mumu adalah dua kucing yang sama-sama terluka dan berduka. Keduanya akhirnya menemukan kebersamaan dengan cara yang janggal. Mumu si kucing liar yang merana kemudian menjadi ibu sambung si Momo. Lanjutkan membaca ‘Simbiosis Mutualisme Antara Momo dan Mumu’

Mimi Hitam punya kasih yang besar. Ia menyayangi semua kucing di rumah. Si Momo dijilatinya. Kini gantian si Creamy. Setelah lelah menjilati, ia kecapekan dan tidur pulas. Lanjutkan membaca ‘Mimi Hitam yang Penyayang’

Semalam hujan tak kunjung berhenti hingga datang pagi. Hawa jadi terasa sejuk, bahkan di beberapa momen teras dingin. Hanya aku tak enak menikmati. Saat aku merasa nyaman tidur dengan iringan hujan, di tempat lain malah bersedih karena masuknya air. Lanjutkan membaca ‘Hujan Malam Hingga Pagi’

Kucing-kucing rumah kalau diperhatikan itu pandai bergaya di depan kamera. Mereka fotogenik. Termasuk si Panda Cemong.