
Si Kiki masih lemas. Ia baru bisa makan sedikit, jalannya masih sempoyongan. Sedangkan si Samsudin sedang ingin nakal. Ia menakuti Kiki, lalu tidur di atas baju yang baru kuangkat dari jemuran. Ia juga menggangguku yang sedang menata isi dompet yang berisi ribuan. Ketika ia kemudian tertidur, aku pun balas dendam. Lanjutkan membaca ‘Si Sam Lagi Nakal’



Apa yang membuat dirimu spesial?