
Keyong awal mulanya adalah kucing liar. Ia suka melongok ke halaman dari celah-celah pagar. Suara meong-meongnya mirip ‘keeeyoong’ jadilah namanya Keyong. Nah, si Keyong kini menetap di rumahku meski belum resmi kuangkat sebagai kucingku. Salah satu alasan aku belum merestui Keyong sebagai kucing peliharaan karena ia masih sering berperilaku seperti kucing jalanan.
Lanjutkan membaca ‘Nasi Bungkus Keyong’



