Musik The X-Files tentang Harapan dan Berserah Diri

Musik instrumentalia meski tanpa lirik dan hanya musik juga bisa menunjukkan namanya dan emosi di dalamnya. Hal yang sama bisa dirasakan dalam tembang soundtrack The X-Files.

Ketika mendengar theme song The X-Files yang berjudul Materia Primosis, penonton akan merasakan suasana yang nampak sepi, misterius, dingin, dan juga tak nyaman. Ketika malam telah larut dan sepi bisa jadi ada suara siulan yang aneh dan menimbulkan perasaan jengah juga cemas. Apakah ada alien atau makhluk lain yang akan hadir? 

Sementara ketika mendengar tembang soundtrack yang juga muncul dalam film The X-Files: I Want to Believe, theme song itu diaransemen ulang dan kemudian disebut  dengan judul X Files (UNCLE Variation oh a Theme Surrender Sounds Session#10). Penggubahnya tetap Mark Snow tapi mengajak musisi bernama UNCLE. 

Lagu ini masih memiliki beberapa nada The X-Files yang terkenal. Nada tersebut berulang. 

Di awal terdengar musik tak biasa seperti petasan, ibarat sedang terjadi chaos atau kasus. Musik terdengar energik. 

Musik kemudian berubah dengan nada khas The X-Files berulang. Bagian ini menenangkan dengan gesekan cello memberikan warna. Musiknya menenangkan, seperti Mulder yang menghibur Scully dan meyakinkan kasus akan terpecahkan. 

Bagian berikutnya musiknya makin variatif dengan semakin banyak instrumen musik yang bergabung. Namun, di pertengahan lagu terdengar not berulang yang seperti menunjukkan keraguan akan sesuatu. 

Musik berikutnya cello kembali hadir. Musik menjadi terdengar megah dan indah. Bagian menuju sepertiga lagu ini seperti melambangkan harapan dan perlu upaya dan keberanian untuk mewujudkan. 

Bagian seperti lagu menuju terakhir kembali menunjukkan keraguan. Seperti apa perpecahan di antara keduanya. Musik dengan piano, cello, dan biola yang hadir seperti berkata apapun pilihanmu. Dan mendengar penutup lagunya Scully nampaknya berserah diri. Ia memilih jalan hidupnya sendiri meski berbeda dengan pilihan yang diambil oleh Mulder. 

Lagu berdurasi hampir enam menit ini punya kedalaman emosi. Emosinya kuat dan berhasil memberikan kesan yang berbeda lewat gubahan musiknya. 

 

~ oleh dewipuspasari pada Mei 22, 2025.

Tinggalkan komentar