Tulisan Tanganku Susah Dibaca

Apakah kalian masih suka menulis dengan tangan? Jika ya, beruntunglah kalian karena menulis dengan tangan erat kaitannya dengan kesehatan otak dan memperkuat memori. 

Dulu aku suka menghafal dengan menulis kembali hal yang kuingat. Rupanya cara ini efektif. Ketika menjawab soal ujian, aku suka mengingat posisi tulisan yang memuat jawaban di buku catatan. 

Kini menulis dengan tangan ibarat aktivitas yang susah. Rasanya jemari sulit sekali menghasilkan kata dan kalimat dengan luwes. 

Hasil tulisan tanganku belakangan semakin buruk. Alhasil ketika aku iseng mengikuti tes grafologi aku ragu apakah hasil tesnya murni karena bentuk tulisan dan posisi tulisanku atau karena tulisanku memang begitu buruknya. 

Ada kalanya saking buruknya tulisan karena aku menulis cepat-cepat, aku tak bisa membaca lagi tulisanku hehehe. 

Duh ini bacanya apa ya? Padahal ide yang kutulis ini rasanya sungguh menarik, tapi kok aku lupa dan tulisannya susah dibaca ya. Padahal tulisanku sendiri fiuhhh. 

Kredit gambar: pixabay/Andrys Stientra

~ oleh dewipuspasari pada Juli 3, 2025.

Tinggalkan komentar