Film Pendek tentang Ketamakan dalam Ulat-ulat Menggeliat

Ulat menggeliat

Bagaimana bila di kampung kalian ditemukan jenazah yang sudah meninggal berhari-hari hingga mengeluarkan aroma yang tak sedap? Apakah kalian merasa jijik dan merasa sulit untuk membantu membawanya untuk dikebumikan? Cerita dengan unsur ironi dan jenaka ini diketengahkan dalam film pendek berjudul Ulat-ulat Menggeliat.

Dalam film fiksi yang disutradarai oleh Taufik Wicaksono ini penonton diajak menyaksikan Pak RT dan petugas ambulans yang merasa risih dan jijik untuk mengevakuasi jenazah tetangganya yang rupanya telah lama meninggal. Ada beberapa tetangga yang penasaran, tapi mereka enggan menolong.

Hingga tak sengaja diketemukan karung berisi uang. Para warga langsung heboh dan tak lagi memedulikan aroma yang tak sedap dan rasa jijik.

Film pendek belasan menit yang dibintangi Epy Kusnandar dan Gatot Rahmadi ini memiliki bumbu komedi meski kurang menggelitik. Jangan terlalu memikirkan kelogisan cerita dan detailnya karena memang cerita ini hanya menyuarakan ironi dan kontradiksi yang biasa hadir.

Ketika ada duit maka semuanya bisa terjadi. Ibarat ada gula ada semut. Seperti, ulat-ulat yang menggeliat ketika kena panas atau ketika ada makanan.

Film ini masuk dalam tayangan Jakarta World Cinema Online yang bisa disaksikan di KlikFilm hingga 4 Oktober. Film ini juga masuk dalam shortlist Festival Film Indonesia 2025.

Gambar dari JWC

~ oleh dewipuspasari pada September 29, 2025.

Tinggalkan komentar