Kucing, Aroma, dan Barang Manusia

Kucing suka sekali tidur di atas barang-barang manusia. Tas, bantal, selimut, dan tumpukan baju yang belum kumasukkan lemari sering jadi korban.
Mungkin itu bentuk rasa cinta kucing kepada manusia yang menjadi kawannya. Ia salurkan rindu itu dengan tidur di atas benda-benda yang beraroma manusia.
Tasku sering jadi rebutan Cindil, Pang, dan kucing-kucing lainnya. Ketika aku bepergian dan melihat tasku ada sisa bulu kucing, aku diam-diam juga merindui mereka. Aku yakin mereka sengaja meninggalkan jejak dan aroma mereka.
Sayangnya kadang kucing kelewatan. Sepatu dan tasku pernah bau pipis kucing, membuatku jadi kesal dan ingin marah. Dan seperti biasa marahku tak pernah lama. Amarahku luluh oleh tatapan memelas mereka.
Terkait
~ oleh dewipuspasari pada Maret 22, 2026.
Ditulis dalam Seputar Kucing
Tag: Kucing dan aroma, Kucing dan barang manusia
