Onde-onde dan Kenangan

Onde-ondeSetiap sore kakek tua itu selalu berkeliling
Ia mengenakan topi baret yang membuatnya necis
Ia membawa sewadah jajanan yang dijualnya keliling
Onde-onde yang masih hangat dan manis

Dulu aku suka membelinya
Perbuahnya seratus rupiah
Onde-onde berukuran besar
Di dalamnya berisikan kacang hijau yang dilumatkan

Kulitnya yang terbuat dari tepung ketan
Bertabur wijen dan lunak
Bulatan isiannya besar
Ketika dikunyah manis dan sedap

Lambat laun kulitnya agak liat
Dalamnya agak kopong sehingga bisa diguncang
Rupanya menyusut isiannya
Juga menurun kualitasnya

Saat itu harga bahan pangan naik pesat
Pembeli onde-onde juga makin jarang
Kalah dengan jajanan lainnya
Si kakek tua masih tak patah arang

Hingga suatu ketika aku tak lagi menjumpainya
Kata ibu si kakek telah berpulang
Jika aku teringat masa kanak-kanak
Kuingat si kakek menjual onde-onde dengan topi baretnya

~ oleh dewipuspasari pada Desember 9, 2023.

Tinggalkan komentar