Wayang
Semakin mengenal wayang, semakin banyak hal yang belum kuketahui tentang wayang. Kesenian ini punya banyak rupa, dari bahan wayang itu sendiri, warna-warnanya, cara memainkannya, juga cerita yang dipertunjukkan.
Wayang juga rupanya menyebar, bukan hanya di nusantara, tapi juga di negara-negara tetangga. Mereka juga punya pertunjukan wayang dengan bentuk wayang yang punya kekhasan tersendiri.
Suatu kali aku pernah ditugaskan meliput festival wayang yang digelar sepekan di Surabaya. Dari acara itulah aku jadi sedikit mengenal tentang wayang nusantara. Ada yang menggunakan ceblong, ada yang disebut wayang suket, juga ada wayang golek dan aneka jenis wayang lainnya.
Saat itu setiap pertunjukan wayang hanya dibatasi satu jam. Alhasil aku bisa menyaksikan berbagai pertunjukan dan aku menyukainya.
Kini kesenian wayang makin tergerus oleh budaya pop lainnya yang lebih populer. Namun aku yakin kesenian wayang masih punya tempat. Masih ada para pelestarian. Ada yang mencoba mengenalkannya lewat animasi dan menyebut perpaduan tersebut dengan aniwayang.
Kalau kalian sendiri suka jenis wayang yang seperti apa?
