Seekor Rubah, Tikus, dan Sepasang Burung Hantu dalam The Short Story of a Fox and a Mouse
Sudah lama aku tak menulis ulasan film. Rasanya jemari dan otakku terasa tumpul untuk mengolah kata menulis review film. Sebagai latihan, aku menonton film animasi pendek berjudul The Short Story of a Fox and a Mouse yang dirilis tahun 2015.
Film berdurasi hampir tujuh menit ini berkisah tentang kehidupan beberapa hewan ketika musim dingin bersalju. Seekor rubah nampak mengejar mangsa berupa seekor tikus. Si tikus tak sengaja malah naik ke atas pohon dan mendekati pasangan burung hantu. Pasangan burung hantu dan rubah berebut mangsa.
Naas, si tikus dan rubah kemudian masuk ke dalam kolam es. Si rubah menolong si tikus yang hendak tenggelam. Si tikus selamat. Lantas bagaimana dengan nasib si rubah?
Ceritanya sederhana dan terasa hangat. Gambarnya juga indah dan lumayan detail, dengan bulu rubah dan tikus yang nampak halus dan bertekstur.


Warna-warni pucat digunakan di sini untuk menunjukkan situasi pada musim dingin. Namun warna burung hantunya yang sengaja dibuat merah dan biru nampak kontras dalam gambar dan memberi warna.
Film yang diproduksi oleh ESMA ini disutradarai keroyokan oleh Camille Chaix, Hugo Jean, Juliette Jourdan, Marie Pillier, dan Kévin Roger. Sementara musiknya yang lembut digubah oleh Olivier Defradat dan Clément Osmont.
Kalian bisa menyaksikannya di YouTube secara cuma-cuma.
Gambar milik ESMA
