Mereka yang Mendatangkan Rejeki dan Berkharisma

Perempuan itu seperti perempuan pada umumnya. Penampilan dan wajahnya biasa saja. Tak ada sesuatu yang istimewa pada dirinya. Namun jika kalian jeli mengamatinya, ada sesuatu yang unik setiap kali ia jajan atau belanja ke suatu tempat. Tak lama datang pembeli berikutnya hingga toko atau warung tersebut laris-manis. Aku beberapa kali menjumpai orang-orang yang mendatangkan rejeki tersebut. Mereka salah satu dari kategori orang istimewa versiku.
Ada kalanya aku berharap orang penglaris tersebut juga datang ke toko-toko dan penjual makanan yang menyediakan produk bagus namun kurang beruntung. Ada kan toko dan warung seperti itu di tempat kalian? Entah kenapa penjualan mereka seret, entah karena lokasinya, tempatnya, atau faktor lainnya.
Tidak perlu iklan jor-joran di medsos atau bantuan seleb medsos, kehadiran orang penglaris ini bisa mengubah keadaan dalam sekejab. Ada kalanya aku penasaran dan ingin bertanya-tanya, apa jenis kelebihan orang tersebut sehingga ia bisa memberikan rejeki ke orang lain.
Tipe kedua yang kusebut orang istimewa adalah orang yang berkharisma. Pernah kan di suatu acara tiba-tiba datang seseorang yang membuat perhatian orang-orang seketika tersita ke orang tersebut. Energinya luar biasa.
Mereka yang berkharisma tak harus orang terkenal, tak harus tampan dan cantik, ataupun mereka yang kaya-raya. Namun kehadirannya langsung diketahui oleh banyak orang dan menyita perhatiannya. Ia seperti magnet, menyedot perhatian orang.
Beberapa kali aku menjumpai tipe orang-orang seperti ini. Pernah suatu ketika aku menjaga stan surat kabar lokal di Malang Expo. Sebelah stanku adalah klub sepakbola terkenal di Malang. Saat itu stan sebelahku ramai oleh para fans dan pengurus.
Lalu datang bapak-bapak paruh baya. Aku tak tahu namanya karena tidak menyimak berita klub tersebut. Tapi aku seperti halnya pengunjung di ruangan tersebut langsung seperti tersihir. Tak ada yang mengobrol. Mereka termasuk aku penasaran dengan bapak tersebut dan menunggu kata-kata yang dilontarkannya.
Aku jadi paham mengapa banyak yang mengagumi Presiden Soekarno pada masanya. Kharisma itu ternyata energinya luar biasa.
Salah satu vokalis band yang menurutku punya kharisma adalah Corey Taylor, vokalis Slipknot. Suaranya punya energi. Para fans menyimak baik-baik kata-katanya saat di Hammersonic tahun kemarin. Disuruh duduk pun penonton mau.
Kharisma ini bisa berdampak positif dan negatif ke sesamanya. Yang berdampak negatif tentu saja karena kelebihan tersebut disalahgunakan, misalnya pemimpin sebuah sekte sesat yang meminta pengikutnya melakukan hal-hal yang buruk.
Sama halnya dengan orang penglaris, aku juga penasaran dengan mereka yang berkharisma. Apakah itu sekadar kelebihan atau kemampuan yang diasah?
Malam ini entah kenapa aku bosan menulis buku dan film, lalu menyasar ke topik ini. Selamat malam kawan.
Gambar oleh Gordon Johnson dari Pixabay
