Ketika Suka Eksplorasi Makanan Tradisional

Buku kulinerSejak dulu aku merasa takjub dengan masakan tradisional. Aku bertanya-tanya bagaimana ya mereka menciptakan makanan tersebut, apalagi jika makanan tersebut unik dan rumit.

Rawon dan gabus pucung, misalnya. Bagaimana mereka tahu keluwek bisa dibuat bumbu masakan? Apalagi keluwek menjalani proses fermentasi terlebih dahulu. Pengetahuan ini yang menurutku luar biasa.

Begitu juga pengetahuan lainnya yang mungkin saat ini dianggap biasa, tapi menurutku sesuatu yang menarik pada masa lalu. Air kapur alias enjet, misalnya. Bagaimana mereka tahu air kapur bisa digunakan untuk membuat kue-kue seperti kelepon menjadi memiliki tekstur kenyal?

Oleh karena itu ketika aku mengusulkan untuk membuat buku tentang kuliner tradisional dan disetujui, aku dengan semangat menyusunnya. Tak ada bayaran kala itu. Aku mengerjakan editing, mengatur layout, dan meminta tolong untuk dibuatkan cover, mengurus ISBN, dan kemudian mencetaknya, serta mengirimkannya.

Tak sedikit biaya kukeluarkan dari dana pribadi. Tapi aku merasa senang dan lega. Setidaknya ada kontribusi meskipun sederhana, terhadap dunia kuliner Indonesia.

Ehm jadi kangen bikin buku solo dan buku komunitas.

~ oleh dewipuspasari pada Juni 9, 2024.

Tinggalkan komentar