Kucing dan Operasi Mata

Dalam dua bulan terakhir ini aku kehilangan lima ekor kucing kecil. Aku sedih sekali. Ketika melihat si Creamy yang matanya berdarah, aku langsung menuju klinik hewan agar ia tetap bertahan hidup. Kini ia bermata satu.

 

Operasi matanya berjalan lancar. Setelah proses operasi, maka ia menjalani masa pemulihan. Aku menjenguknya di klinik dan ia nampak baikkan meski kondisinya masih lemas. 

Setelah acara di Jambi, aku menjemputnya. Satu matanya dijahit sehingga ia hanya dapat menggunakan satu matanya. Sungguh kasihan karena satu matanya juga hanya 30 persen kemampuan melihatnya. 

Meski kondisi matanya tak sempurna, Creamy cepat beradaptasi. Hari pertama ia pulang, ia langsung bersemangat menjelajah. Ia awalnya ketakutan tapi kemudian langsung cepat beradaptasi. Hari kedua ia sudah main gulat dengan si Kwak, yang usianya hanya beda beberapa minggu. 

Setiap hari kuberi antibiotika dan kubersihkan matanya dengan larutan NACL. Aku ingin sekali ia bisa tumbuh sehat dan percaya diri seperti dulu. 

Si Clara juga nampak gembira melihat kehadiran Creamy. Kedua anaknya meninggal mendadak hampir berbarengan membuatnya begitu sedih dan nampak depresi. Kini Clara mulai kembali aktif dan menerima kondisinya. 

 

~ oleh dewipuspasari pada Maret 20, 2025.

Tinggalkan komentar