Mengapa Ada Tauge di Semangkuk Bakso

Tauge jika ditempatkan diolah dengan tepat dan bersama bahan makanan yang pas makan rasanya bakal enak. Selama ini aku suka menyantap tauge di makanan seperti pecel, tumis tauge tahu, dan ketoprak. Namun, aku menolak jika ada tauge di mie kocok. Apalagi jika ada tauge di semangkok bakso. Huuh langsung selera makan bakso menghilang.

Menurutku tauge tidak cocok dengan kaldu daging dan bakso. Aroma tauge itu mengganggu. Aroma tanah yang menyerap sari-sari kelezatan kaldu daging sehingga membuat rasanya jadi hambar dan langu. Teksturnya juga tidak cocok dengan mie dan bakso.

Ketika tauge sudah kusingkirkan dan kuberikan ke mangkok sebelah, rupanya rasa bakso dengan kuahnya masih susah diselamatkan. Kuah bakso nya sudah tercemar oleh rasa dan aroma tauge. Huuuuh sayang, padahal harga semangkok baksonya tidak murah. Semangkok Rp23 ribu di Bakso Virgo, Subang.

Karena sayang dan kuatir mubadzir, akhirnya kuah bakso kuberikan saus sambal dan bakso kucocol dengan saus tomat. Sebenarnya aku jarang melakukan ini jika bakso dan kuahnya sedap. Tapi ini terpaksa.

Ini memang preferensi pribadi. Sebagai kera Ngalam aku sudah terbiasa dengan bakso tanpa tauge. Aku juga suka dengan bakso solo. Kedua jenis bakso ini tanpa tauge. Jika sayurannya sawi hijau, aku juga suka dan masih cocok dengan kuah bakso. 

Tempat makan bakso ini penuh dan kami seperti diburu-buru. Sudah ada rombongan keluarga yang menunggui kami makan dan menunggu kami selesai. Jadi tidak nyaman.

Kusesap wedang STMJ dengan buru-buru. Rasanya enak tapi kemanisan.

Setelah makan, perutku jadi nggak enak gara-gara kebanyakan saus dan sambal, juga makan yang tergesa-gesa. Rasa bakso yang tercemar tauge juga masih kuingat. Uhhh siapa sih yang bikin inovasi bakso campur tauge.

~ oleh dewipuspasari pada April 5, 2025.

Tinggalkan komentar