Hujan Deras di Lampung dan Bakso Semangkuk

Hujan terus mengguyur Lampung. Kemarin hujan turun sejak petang. Sempat berhenti, kemudian makin deras saat makin malam. Hari ini hujan turun pagi-pagi, lalu kering kerontang dan menderas saat malam. Rupanya April belum lepas dari hujan deras.

Sepertinya sudah sejak beberapa tahun terakhir cuaca makin tak menentu. Hujan bisa kapan saja turun. Bahkan bulan Juni hujan juga masih turun mengguyur. Sepertinya hujan bisa suka-suka turun tak lagi terikat waktu. 

Saat hujan asyiknya bersantap sesuatu yang berkuah dan hangat. Semalam kami menyantap rawon yang sedap. Kini kami memilih yang lebih ringan yaitu semangkuk bakso Malang. Ya, di Lampung juga ada saja penjual bakso Malang. 

Bedanya bakso Malang dan bakso lainnya apa ya? Biasanya bakso Malang banyak kawan-kawannya. Selain bakso kasar dan bakso halus atau yang juga disebut pentol, juga ada tahu, siomay, dan mie. 

Kalau versi komplit di Malang di kampung halaman sih malah lebih variatif. Biasanya juga ada berbagai model siomay, siomay basah, siomay kering, bakso goreng, bakso bakar, dan aneka jerohan. Ada jerohan semacam babat, paru, dan lain-lain itu juga sedap lho menemani bakso hehehe.

Sayang di Lampung cuma ada siomay dan tahu. Tak apa-apa sih yang penting baksonya sedap dan tak bikin cemberut.

Bakso yang kami santap lumayan enak. Kuahnya gurih dan hangat. Kawan-kawannya bakso juga lumayan enak dan bikin kenyang. Dan yang penting harganya juga cukup hemat.

Ketika tiba di rumah, hujan makin menderas. Sepertinya kami akan kembali dininabobokan oleh derai hujan.

~ oleh dewipuspasari pada April 19, 2025.

Tinggalkan komentar