Marry My Dead Body dan The Red Envelope

Kabar dibatalkannya special screening The Red Envelope membuat fans Billkin Putthipong yang populer di Indonesia lewat How To Make Millions Before Grandma Dies merasa kesal. Mereka meluapkan kekesalannya di medsos. Eh rupanya acara nonton tersebut batal karena filmnya rupanya belum mendapat ijin putar oleh Lembaga Sensor Film (LSF).
Kabar terbaru menyebut film The Red Envelope batal tayang 30 April dan ditunda. Hal ini dikarenakan masih dalam proses revisi di LSF. Wah ada apa ya? Apa karena muatan LGBTQ dalam film Thailand tersebut?
Omong-omong tentang konten LGBTQ, memang makin marak belakangan ini, terutama di platform streaming. Tak terkecuali film-film Thailand. Yang kontennya cukup parah dan eksplisit adalah The Paradise of Thorns. Film ini bisa lolos LSF meski konten LGBTQ-nya begitu kental dan eksplisit. Hanya ratingnya naik jadi 21 tahun ke atas.
Aku sudah selesai nonton Marry My Dead Body, film Taiwan yang di-remake menjadi The Red Envelope di Netflix. Menurutku kalau dari sisi isi film masih lebih eksplisit dan vulgar film yang kebun durian (The Paradise of Thorns). Kalau yang Marry My Dead Body lebih ke broomance, persahabatan sesama laki-laki. Si polisi sosok yang straight dan si arwah yang gay.
Kalau lihat trailer film versi Thailand sepertinya konten LGBTQ-nya lebih kental daripada versi Taiwan, tapi mungkin tidak sevulgar kebun durian. Ya, Thailand memang negara yang terbuka untuk urusan LGBTQ di antara negara Asia Tenggara.
Film kebun durian populer di Thailand karena film ini ikut mendorong dan mendesak RUU Pernikahan Sejenis disahkan di Thailand. Pada 23 Januari 2025, UU tersebut telah disahkan.
Mungkin karena judul menjurus dan Thailand sudah mengesahkan UU pernikahan sejenis maka jadi pertimbangan bagi LSF untuk meloloskan apa tidak. Kedua tokoh utama, Billkin dan PP Krit Amnuaydechkorn dalam dunia nyata sendiri memang pasangan dan mereka sudah menikah sebagai pasangan sejenis. Andaikata film ini lolos mungkin bakal banyak adegan dipotong dan direvisi serta rating usia dinaikkan.

Revisi atau pemotongan adegan bukan sesuatu yang baru untuk film dengan muatan LGBTQ. Pada film Eternals dan Dr Strange 2 juga ada muatan tersebut. Ada adegan yang dipotong, pilihan lain rating usianya dinaikkan. Yang tidak mau kompromi seperti Lightyear, spin-off dari Toy Story, maka dilarang tayang. Mereka menolak adegan ciuman sesama jenis dipotong.
Lantas Seperti Apa Sih Film Marry My Dead Body?
Film Marry My Dead Body bercerita tentang polisi yang sedang menyisir barang bukti. Ia menemukan amplop merah dan ketika penasaran dengan isinya, muncul nenek dan kawan-kawannya bersorak gembira. Si nenek memberitahunya ia menjadi pasangan cucunya yang sudah meninggal dan memaksanya untuk bersedia menikah. Jika menolak, maka kesialan akan terus menghampirinya.
Si polisi, Wu Ming-han (Greg Hsu) ketakutan dan menolaknya. Tapi karena ia terluka gara-gara nasib buruk terus menghampirinya, mau tak mau ia menerima tawaran tersebut. Malam hari seusai acara pernikahan, si arwah yang seorang pria gay bernama Mao Mao (Austin Lin) mendatanginya.
Agar Mao Mao bisa ke akhirat dengan damai, Ming-han mencari tahu alasan Mao batal menikah dengan kekasihnya. Ia juga mencari pelaku yang menabrak Mao
Dalam versi Taiwan, fokus cerita lebih ke pencarian si pelaku penabrak Mao dan penyelesaian kasus yang sedang ditangani Ming-han. Unsur LGBTQ memang ada tapi masih wajar dan tidak begitu vulgar. Hubungan Mao dan Ming-han lebih ke arah persahabatan sesama pria.
Tapi entah kenapa aku susah bersimpati dengan si arwah dan si neneknya. Si nenek terlalu memaksakan kehendaknya. Ia menjebak dan memaksa Ming-han dengan ancaman nasib buruk. Hal yang sama juga dilakukan Mao dengan mengancam membuat Ming-han melakukan perbuatan memalukan lagi dengan merasukinya jika tak mau memenuhi keinginannya.
Film ini tidak masuk ranahku sih. Aku hanya menontonnya karena penasaran saja. Lantas apakah film The Red Envelope bakal tetap tayang? Entahlah, sepertinya sih iya, tapi dengan banyak catatan dan revisi dari lembaga Sensor film.
Gambar dari IMDb dan Netflix

