Kalian Masih Kirim Kartu Pos?

Di sebuah novel tentang toko buku yang kubaca, ada bagian cerita tentang menulis surat untuk dibaca saat pergantian tahun. Rupanya Pos Indonesia juga punya program serupa. Mereka menamainya dengan Kapsul Waktu.

Menariknya kartu pos itu bisa ditujukan ke diri sendiri. Istilahnya diri sendiri pada masa depan atau future me. Kalian bisa bercerita tentang kondisi saat ini atau harapan kalian yang bisa terwujud pada masa depan atau nasihat kalian untuk diri sendiri pada yang akan datang. 

Dulu aku juga suka iseng berkirim surat tiap hari untuk diriku sendiri. Tapi kuunggah via email. Aku suka memberinya judul asal misalnya “Apa kamu tahu kucing juga suka ngelindur?” Ceritanya juga yang terlintas di benak saja.

Ketika kubaca pada masa kini, aku suka tergelak-gelak. Diriku pada masa lampau ternyata lebih ceria dan lebih ngasal daripada saat ini. 

Tentang kartu pos, aku lebih suka mengoleksinya daripada mengirimkannya. Pasalnya tulisan di kartu pos bisa dibaca semua orang karena terlihat di bagian belakang. Jadinya kita tak bisa menulis sesuatu yang sifatnya privat. 

Aku suka mengoleksi kartu pos. Sebagian kutaruh di album foto. Kadang kupajang di kulkas. Salah satu kartu pos favoritku tentu kartu pos Kesatria Baja Hitam yang diberikan sepupuku hehehe. 

~ oleh dewipuspasari pada Mei 28, 2025.

Tinggalkan komentar