Naura dan Pang

Aku sempat panik tak melihat Naura beberapa hari. Ketika jelang Maghrib ia datang, aku merasa lega sekali. Ia langsung minta makan ikan goreng dan makanan basah kucing. Ia makan banyak sekali.

Pang sendiri juga datang terlambat. Ia tak dapat ikan di gorengan pertama. Ia merasa kesal karena hanya dapat makanan basah dan keringan. Ia ingin protes besar. 

Untungnya masih ada ikan yang sudah tak beku. Ikan tersebut pun kugoreng karena mereka lebih suka digoreng daripada dikukus atau direbus. Kucing mirip dengan manusia juga ya, kurang suka makanan rebus. 

Ketika ikan matang, si Naura datang lagi. Hidungnya tajam untuk ikan ia pun dapat bagian cukup banyak karena ia hilang beberapa hari. Pang yang datang telat lagi juga dapat ikan kali ini. Tapi, Lagi-lagi ikan bagiannya sedikit, sehingga ia merasa dongkol lagi. 

Karena kasihan, akhirnya ikan jatah Sam kuberikan kepadanya. Sam bisa makan apa saja dan jarang protes, ia mau makan apa saja. Si Pang pun batal marah ke Naura. 

~ oleh dewipuspasari pada Juli 1, 2025.

Tinggalkan komentar