Hujan, Kucing Lelap

Hujan mengguyur begitu derasnya. Hujaaannn basaaahhh… kucing-kucing pun berlarian masuk rumah dengan wajah mau menangis. Mereka tak suka bulu mereka basah. Jika tak kering benar-benar, rawan bau.
Setelah masuk dalam rumah yang nyaman dan kering maka kucing-kucing yang bulunya basah segera mengeringkan diri. Kucing-kucing lainnya sudah terlelap. Mereka telah memilih kursi dan tempat bobok masing-masing.
Tak terkecuali Pang Poko, Naura, dan kucing tamu bernama Mimi. Mereka telah kenyang makan. Hujan yang deras ibarat simfoni meninabibokan. Tak lama mereka pun pulas. Naura sampai mendengkur.
Hujan masih turun dengan penuh semangat. Kucing-kucing jadi malas berolah raga. Enakan tidur lalu makan. Hujan bikin perut cepat lapar.
Sayangnya si manusia malah ikutan tertidur pulas. Ketika perut minta diisi, yang ada hanya makanan kering. Huuuh.
