Suara Oyen

Seekor kucing oyen mengeong dengan suara memelas. Oh kenapakah ada seekor kucing yang hendak menangis, aku pun mendekatinya?

Si kucing oyen rupanya juga memiliki mata yang sendu. Ia seperti hendak menangis. Cup cup cup ada apa kucingku, kenapa kamu bersedih? Hiburku.

Si kucing mendekatkan tubuhnya ke badanku. Aku melihatnya. Meski ketika hendak kulihat lebih dekat, ia ingin menjauh. Si kucing oyen terluka di dekat pahanya. Duh kasihan, ia seperti habis digigit.

Aku harus melakukan upaya lebih agar si kucing mau lukanya dibersihkan dan diberi obat. Kuperban lukanya agar cepat membaik. Ia masih nampak melas.

Kuelus tubuhnya dan kemudian kuberikan ikan yang kugoreng pagi tadi. Itu ikan tongkol kesukaan para kucing, ia pasti juga suka.

Ia melahap dengan cepat. Ooh ia juga lapar. Ia pun kemudian mengeong. Namun, kali ini suaranya lembut dan menggemaskan.

Gambar buatan Maia Parisha Putri

~ oleh dewipuspasari pada Desember 5, 2025.

Tinggalkan komentar