Hujan Malam Hingga Pagi

Semalam hujan tak kunjung berhenti hingga datang pagi. Hawa jadi terasa sejuk, bahkan di beberapa momen teras dingin. Hanya aku tak enak menikmati. Saat aku merasa nyaman tidur dengan iringan hujan, di tempat lain malah bersedih karena masuknya air.
Sejak alam makin rusak, hujan tak lagi jadi kabar gembira di beberapa tempat. Banyak yang malah cemas. Bagaimana jika kembali banjir bandang? Bagaimana jika, bagaimana bila?
Padahal dulu hujan adalah anugerah yang ditunggu-tunggu para umat. Kini karena ada kalangan yang jahat dan serakah, jadinya banyak yang berduka karena hujan besar.
Oh aku rindu ketika kodok bernyanyi saat hujan dengan perasaan damai. Aku berharap hujan membuat semua orang bergembira dan tak lagi berkesusahan.
Oh hutan kembali diterjang untuk keuntungan sekelompok kawanan. Bagaimana jika hujan besar kembali menerjang?
