Ehm Makan Apa Ya?

Sup ayamPernah nggak sih kalian merasa malas makan? Rasanya enggan makan ini itu, akhirnya malah masak sesuatu yang sederhana. Sup ayam, misalnya.

Oleh karena aku tinggal bersama 10++ kucing, kadang-kadang aku yang menyesuaikan diri dengan mereka. Sejak kutinggal lama mudik, mereka manja. Mereka nampak bosan makan makanan kalengan dan keringan. Inginnya makanan nyata seperti ikan goreng dan ayam rebus.

Hari Jumat lalu aku membeli tiga ekor ayam utuh. Aku meminta petugas penjualan untuk memotong ayamnya kecil-kecil. Lalu hampir tiap hari aku memasak ayam tersebut.

Ayam tersebut kurebus hingga matang dan mengeluarkan kaldu. Setelah dingin, kupotong-potong dan kuberikan ke para kucing.

Naura senang sekali. Ia gemar makan real food dan tak begitu doyan makanan kemasan.

Bagian kaldu juga teman-teman kucing tidak menolak. Hanya dua hari ini ada si Momo yang usil. Ia menenggelamkan kecoa ke wadah minuman berisikan kaldu ayam tersebut. Aku yang melihatnya ingin marah, tapi juga bangga ia mengusir kecoa.

Gara-gara menu makanan kucing beberapa hari ayam rebus melulu, aku jadi ikutan bosan. Aku kemudian menambahkan sayuran seperti pak choy dan wortel. Lalu kutambahkan bakso dan telur rebus.

Karena kucing anti bawang maka aku menambahkan bumbu setelah jatah ayam dan kaldu sudah kusisihkan. Barulah masakan berbumbu bawang putih dan pada sehingga masih ada rasanya.

Wortel menambah rasa manis. Sedangkan pak choy memberikan rasa segar. Telur rebus dan bakso sapi menjadi lauk. Sedangkan kaldunya menguatkan tubuhku agar terhindar batuk pilek lagi.

Rasanya sih lumayan. Setidaknya ada protein, serat, vitamin, dan mineral. Selain itu aku juga sayang kucingku. Kami makan sesuatu yang sama.

~ oleh dewipuspasari pada April 7, 2026.

Tinggalkan komentar