
Biarkan aku istirahat sejenak
Aku lelah menyusuri gang
Menjaga kucing-kucing tetap aman
Melerai kucing-kucing yang marah Lanjutkan membaca ‘Istirahat’


Biarkan aku istirahat sejenak
Aku lelah menyusuri gang
Menjaga kucing-kucing tetap aman
Melerai kucing-kucing yang marah Lanjutkan membaca ‘Istirahat’

Dua kucing, beda generasi mengobrol
Aku penasaran apa bahan obrolan
Apakah situasi saat ini yang terasa konyol
Atau hal-hal lainnya yang bagi kucing adalah hal lumrah Lanjutkan membaca ‘Mengobrol’

Kucing bernama Clara Bella yang juga suka kupanggil si Mungil adalah kucing yang pendiam. Ia hanya suka duduk diam di hadapanku, seolah-olah ia mengamati dan menilai jiwaku. Lanjutkan membaca ‘Clara Si Penilai’

Seekor kucing hitam putih masuk pagar dan bertelekan di teras. Bagian hidung dan dagunya unik karena hidung dan dagunya memiliki corak hitam. Penampilan wajahnya mengingatkanku pada kucingku bernama Cemong. Lanjutkan membaca ‘Ayahnya Cemong?’

Kardus dan kucing punya inisial huruf yang sama. Jumlah hurufnya juga sama-sama enam. Mungkin sudah takdir ada ikatan di antara keduanya, meski yang satu benda mati, lainnya makhluk hidup. Lanjutkan membaca ‘Lagi-lagi Kardus’