Adegan si kucing misterius masuk ke dalam kereta lalu duduk di bangku dan kemudian berdiri menghadap jendela adalah salah satu adegan favorit dalam film animasi Ghibli. Kucing itu nampaknya tahu apa yang dilakukannya. Ia bahkan tahu di stasiun mana ia harus turun. Lanjutkan membaca ‘Kucing Berdiri Menghadap Jendela’
Tebing yang terjal, licin, dan curam membuat Bronson harus berhati-hati berpijak. Karena kelelahan dan keseimbangannya goyah, ia sempat jatuh dan terseret arus sungai yang deras. Ketika akhirnya bisa sedikit bernafas lega dan merasa aman, ia mendengar suara dari makhluk yang ditakutinya. Makhluk yang buas dan tak segan-segan menghabisi korbannya itu tak jauh dari posisinya berdiri. Ia hanya bisa menjaga dirinya tetap diam tak bergerak tak bersuara, sementara degup jantungnya bergemuruh kencang. Sebagai prajurit yang ditempa kedisplinan dan kemampuan mengendalikan situasi, ia merasa gentar dengan alam liar dan kekuatan makhluk yang asing baginya ini. Horor ekologis dan ekosentrisme ini menjadi bagian yang menarik dicermati dari film Orang Ikan.Lanjutkan membaca ‘Horor Ekologis dan Anti Antroposentrisme dalam Orang Ikan’
Sengaja kutaruh ponselku di tempat yang sulit kujangkau. Lalu aku biarkan diriku duduk di lantai sambil memegang sebuah buku tipis. Ya, buku ini termasuk tipis karena tebalnya hanya 117 halaman. Judulnya Jarak yang Menulis Namamu yang merupakan buku antologi dari 15 penulis. Lanjutkan membaca ‘Jarak yang Menulis Namamu’
Masukkan irisan bawang putih dan bawang merah serta irisan cabe, lalu tumis hingga harum. Lalu tambah air dan masukkan buah-buahan seperti potongan apel, nanas, dan pir. Kemudian tambahkan kayu manis cengkeh, dan bunga lawang. Biarkan buah hingga agak lunak. Lanjutkan membaca ‘Masak Coba-coba’