Ditutup Manis dengan Dreams.

Masih ingat dengan lagu Dreams yang populer sebagai soundtrack film Mission Imposible  dan You’ve Got Mail? Lagu mellow ini menjadi penutup konser yang digawangi Dolores O’ Riordan di ajang Java Rocking Land tadi malam (23 Juli 2011) di Pantai Carnaval-Ancol. Sejumlah ratusan penonton kompak menyanyikan lagu yang menjadi unggulan pada album pertama grup asal Irlandia ini. Dolores yang mengenakan gaun semata kaki nampak riang membawakan lagu hitnya ini. Dua lagu dinyanyikan sebagai lagu terakhir setelah mereka cukup lama di balik panggung. Penggemar berat Cranberries setia menunggu setelah mereka menyanyikan lagu terpopuler mereka Zombie. We want more..we want more teriak penonton. Sekitar 10 menit kemudian baru kuartet Irlandia ini tampil lagi di atas panggung, dengan Promises dan Dreams.

Sejumlah hit dibawakan mereka mulai Linger, Animal Instict, Dreaming my Dreams, dan Ode to My Familiy yang kontan disambut hangat para penonton. Disusul dengan lagu I Can’t be with You dan Free to Decide yang ada di sampul album No Need to Argue dan . Dolores juga mengenalkan lagu-lagu dalam album barunya ‘Roses’ seperti Tommorow dan Plaboys.

Penonton langsung berjingkrak ketika Just My Imagination dan Salvation dimainkan. Musiknya yang mengghentak mengajak penonton yang setia menunggui band yang tampil pukul 23.00 untuk turut bergoyang.

Cranberries’s so Special

Cranberries memiliki arti khusus bagiku. Ketika menginjak puber band ini menjadi favoritku. Ya, dua lagu mereka Zombie dan Ode to My Family yang mengenalkanku pada mereka. Namun, bukan hanya dua lagu itu saja yang kusukai dalam album No Need to Argue. Ada Dreaming my Dreams, I Can’t be With You, 21, Dissapointment, Daffodil Lament. Malahan lagu terakhir yang sering kunyanyikan.

Lagu-lagu mereka bervariasi dan menyimpan emosi di dalamnya. Lagu Zombie, misalnya. Menurutku lagu Zombie memiliki benang merah dengan lagu Bosnia yang ada dalam album berikutnya. Kisah sedih tentang perang.

Sedangkan lagu Ode to My Family mengingatkanku pada keluargaku yang banyak di Malang. Betapa nakal dan menyebalkannya aku kadang-kadang, sampai aku sendiri kadang sebal mengingat kelakuanku masa puber yang emosional. Kasihan mamaku dan kedua kakakku yang sabar menghadapiku.

Namun, lagu paling kusuka adalah Dreams. Karena itu aku rela menunggui band ini memainkan lagu ini. Lagu yang menyemangatiku ketika down dan lagu pengiringku ketika jatuh cinta.

 ‘Seraya menyimak lantunan Dolores mendendangkan Dreams aku melirik pria yang ada di sampingku. Dia rela menelan antrian motor untuk parkir di tempat yang dekat dengan lokasi pertunjukan. Dia yang kurang menyukai menonton pertunjukan, namun rela menemaniku meski sambil menggerutuku. Ia tersenyum sepertinya menangkap mataku. Aku mengaitkan lenganku ke lengannya sambil ikut bernyanyi.

“Talk to me amazing mind. So understanding and so kind. You’re everything to me” ‘.

~ oleh dewipuspasari pada Juli 23, 2011.

2 Tanggapan to “Ditutup Manis dengan Dreams.”

  1. suami yang baek 🙂 🙂

Tinggalkan Balasan ke dewipuspasari Batalkan balasan