The Adventures of Tintin: Campur Aduk Serial Tintin

Barang siapa mengaku pecinta Tintin pasti merasa gembira dengan peluncuran film animasinya yang tayang baru-baru ini. Saya yang mengenal Tintin sejak belum bisa membaca pun langsung mengantri tiket sehari setelah premier di Jakarta. Apalagi judul serial Tintin yang dipilih menggugah minat Misteri Kapal Unicorn. Seperti biasa, Hollywood tidak mengambil mentah-mentah ide Herge namun menambahkannya sana-sini. Akibatnya, kisah layar lebar ini begitu melenceng dari kisah dalam komik aslinya. Campur aduk yang malah membuat kurang menggigit.

Cerita dibuka dengan adegan Tintin yang takjub melihat sebuah replika kapal yang dijual di pasar loak. Nama kapal itu Unicorn yang dibuat sekitar abad 17. Ia tertarik untuk mengoleksinya (kalau di buku ia ingin menghadiahkannya ke Kapten Haddock,red). Setelah membayar, tiba-tiba ada dua orang yang tertarik membelinya.

Merasa heran dengan minat dua orang tersebut, Tintin pun mencari referensi berkaitan dengan kapal tersebut (Jika di buku, ia lalu ke apartemen Kapten Haddock untuk bercerita tentang kapal tersebut sementara Kapten Haddock asyik bercerita tentang buyutnya, Franciss Haddock, red).

Ternyata ada sebuah rahasia tentang kapal tersebut, yang diduga membawa muatan misterius. Rahasia kapal tersebut hingga kini belum diketahui, dan hanya dapat dipecahkan oleh keturunan Haddock.

Sayangnya kapal tersebut hilang sewaktu Tintin pergi. Tintin pun kemudian menuju rumah  Mr Saccharine si penawar kapal di pasar. Rumah Mr Saccharine adalah Marlinspike Hall, rumah tua yang tidak terurus. Yang mengejutkan di rumah tersebut ada kapal yang mirip dengan punya Tintin, hanya kondisinya tidak patah seperti miliknya.

Sewaktu kembali, kamar Tintin porak poranda. Namun, ia menemukan sehelai kertas yang jatuh dari kapal miliknya, berisikan seperti pesan rahasia. Naasnya, dompet berisi kertas tersebut dicopet seorang klepto dompet.

Cerita semakin rumit ketika salah satu penawar memberitahukan dirinya dalam bahaya dan hendak memberitahukan sebuah informasi, namun niatnya tidak tersampaikan karena ditembak mati oleh komplotan rahasia.

Tintin yang diculik lalu berkenalan dengan Kapten Haddock. Lalu bersama-sama dengan Thompson dan Thomson, detektif kembar, mereka memecahkan rahasia kapal Unicorn tersebut.

Cerita ini dikemas dengan animasi yang bagus banget. Kapten Haddock yang pemabuk sangat sesuai dengan bayangan. Begitu pula dengan kedua detektf konyol dan Snowy yang bandel namun cerdik. Alurnya tidak membosankan, banyak adegan yang membuat terbahak-bahak, terutama sikap Kapten Haddock yang melantur jika mabuk, dan aksi kedua detektif konyol.

Sayangnya, karena ceritanya yang campur aduk dari tiga serial Tintin, endingnya tidak sedahsyat seperti di komiknya. Film ini kombinasi dari ketiga serial Tintin, Kepiting Bercapit Emas dimana ia bertemu kali pertama dengan Kapten Haddock ketika diculik oleh Alan cs hingga mendarat di gurun karena pesawatnya kandas; Misteri Kapal Unicorn dimana Tintin diculik oleh Murray bersaudara dan berhasil menemukan dua petunjuk berkat maling dompet; dan Harta Karun Racham Merah, petualangan mencari harta karun yang kemudian membawa mereka kembali ke Marlinspike Hall.

 Bagi yang belum pernah membaca Tintin hal ini bukan masalah, dan seperti kasus-kasus novel/komik yang dilayarlebarkan, hal ini menjadi bumerang. Meski ceritanya tidak seperti di komik aslinya, saya tetap menyukai filmnya. Dan akan menonton jika ada sekuelnya.
Selamat menonton ya!

Detail Film:

Judul : The Adventures of Tintin 

Sutradara : Steven Spielberg

Pemain : Jamie Bell, Andy Serkis,dan Daniel Craig.

Produksi : 2011

Rating : 8/10

~ oleh dewipuspasari pada November 13, 2011.

2 Tanggapan to “The Adventures of Tintin: Campur Aduk Serial Tintin”

  1. terima kasih resensi filmnya puspa… nice one

Tinggalkan Balasan ke dewipuspasari Batalkan balasan