Memasak

Minyak itu kupanaskan dalam penggorengan. Bumbu halus yang terdiri dari duo bawang putih dan bawang merah juga cabai merah dan tomat kumasukkan. Kuaduk-aduk hingga harum semerbak. Harumnya memenuhi ruangan. Aku memasukkan butiran telur rebus. Bumbu dan telur kuaduk. Kemudian kutambahkan air dan kuungkep hingga masak.

Itulah Bali Telur. Sebenarnya selain bumbu halus, juga kutambahkan sedikit gula, garam, dan kecap. Kubiarkan sambil sesekali kuaduk hingga bumbu mengental dan meresap ke telur.

Aku kemudian beralih memasak orek tempe. Masih ada lagi menu lainnya yaitu sawi telur pedas. Hemmm…hari ini menunya pedas semua. Masakan final adalah goreng tempe. Selesai.

Aku sudah janji memasak. Usai pulang bekerja aku sudah sibuk di dapur. Tapi rupanya hingga malam aku sendirian. Makanan yang banyak itu pun akhirnya kumakan dalam diam.

Sayangnya Mr Nero hanya seekor kucing biasa. Padahal ia temanku yang setia. Ia tak suka makanan yang kumasak. Ia hanya mau ikan goreng atau ikan rebusan.

Makanan masih banyak. Kubuat saja bekal keesokan harinya.

Gambar dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 3, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: