Nasi Gila

Nasi gilaJakarta belum terlalu malam kala itu. Aku melangkah menuju tempat penjual kaki lima, di sekitaran Taman Ismail Marzuki, mencari pengganjal perut.

Tak banyak pilihan makanan. Akhirnya aku memilih di pojokan dan memesan nasi gila.

Aku terkejut karena masakan jadi begitu cepat. Rupanya aku salah sebut, bukan nasi goreng gila tapi nasi gila.

Sepertinya aku lapar atau memang masakan ini sedap. Aku kala itu maraton nonton pentas. Dari siang dan bakal lanjut hingga malam. Sudah lama tak nonton pementasan, mumpung ada kesempatan.

Nasi gila rupanya nasi dengan tumisan sayuran dan aneka isian. Ada bakso dan suwiran ayam juga di dalamnya. Sesendok demi sesendok habis juga. Kututup dengan sebotol teh manis yang menyegarkan. Wah aku merasa puas, apalagi harganya lima belas ribu rupiah.

Aku siap nonton pentas drama berikutnya.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 21, 2023.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: