Lukisan Potret Diri

Lukisan potret diri Van GoghKetika menonton Loving Vincent dan menyaksikan pameran Van Gogh Alive, aku menyadari bahwa ada begitu banyak potret diri yang dibuat oleh pelukis asal Belanda, Vincent van Gogh.  Ini membuatku bertanya-tanya mengapa pelukis suka membuat lukisan potret diri?

Kupikir lukisan potret dirinya hanya satu dua, lukisan ketika ia masih sehat dan penuh energi, juga lukisan ketika kupingnya diperban karena ia melukainya sendiri. Tidak hanya dua. Banyak. Kubaca di sebuah artikel, ia membuat 43 lukisan potret diri sepanjang tahun 1886-1889.

Kamera sendiri sudah ada tahun 1826 namun teknologi dan kemampuannya masih terbatas. Kamera Kodak sendiri muncul tahun 1885, sehingga jika ingin praktis maka Van Gogh juga bisa berfoto.

Tapi selfie ala pelukis tentu beda dengan selfie pada masa kini. Ada pesan dan motivasi dalam lukisan potret diri seorang pelukis. Frida Kahlo, misalnya. Ia memiliki 50-an lukisan potret diri dengan alasan karena ia sering mengalami kesepian. Ada juga yang melukis karena saat itu ia mencapai fase baru sebuah kehidupan.

Dari melihat beberapa lukisan potret diri seorang Van Gogh maka pengunjung bisa menebak dan mencoba menyelami apa yang sedang terjadi pada dirinya. Raut wajah dan penampilan keseluruhan Van Gogh nampak berbeda-beda di mana berkaitan dengan kondisi mental dan fisiknya.

Bukan hanya Van Gogh yang gemar membuat lukisan potret diri. Ada banyak pelukis ternama dunia yang juga mengabadikan wajahnya. Mereka di antaranya Frida Kahlo, Pablo Picasso, Rembrandt van Rijn, Leonardo da Vinci, dan seniman Indonesia yang terkenal yakni Affandi.

Teknik membuat lukisan potret diri berbeda-beda. Ada yang menaruh cermin di samping canvas sehingga ia bisa sesekali melihat wajah dirinya sambil menggambar.

Kalau kalian apakah juga punya lukisan potret diri?

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 12, 2023.

Tinggalkan komentar