Aniwayang Desa Timun, Animasi Wayang yang Raih Banyak Penghargaan
Apakah kalian pernah mendengar aniwayang? Ini adalah istilah yang diberikan oleh Daud Nugraha untuk menyebut seni wayang yang dihidupkan dengan animasi. Nah, karya Daud yang berjudul Desa Timun adalah aniwayang yang raup banyak penghargaan.
Cerita aniwayang berdurasi empat menitan ini sederhana. Ada tiga anak, Cila, Cili, dan Cilo yang hidup di sebuah desa yang memiliki sawah dan gunung. Suatu ketika Cila dan Cili asyik menggambar sedangkan Cilo asyik bermain bola. Keasyikan mereka bermain terganggu ketika tendangan Cilo tak sengaja mengenai kandang ayam.
Cerita ringan dan mudah dicerna. Gambarnya juga bagus, khas Indonesia. Anak-anak hingga kaum dewasa akan menyukainya.
Warna-warna dominan cokelat muda dan hitam. Jika diperhatikan motif di baju dan rambut karakter mirip dengan motif batik.
Dilansir dari website desatimun, animasi yang diproduksi tahun 2021 ini meraih banyak penghargaan. Di antaranya nominasi animasi pendek di Festival Film Indonesia 2022, Finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2021, Official Selection Kineko International Film Festival 2022, dan masih banyak lagi.
Aku salut dengan tekat studio aniwayang untuk mempopulerkan seni wayang kulit ke generasi muda. Wayang kulit bisa disebut animasi khas Indonesia.
Apabila Jepang punya anime, maka Indonesia punya aniwayang, ujar Daud Nugraha dikutip dari website desatimun.
Oh iya kalian bisa menyaksikan aniwayang Desa Timun di YouTube secara cuma-cuma.
Gambar milik Aniwayang
