Kue Tok dan Kuliner Peranakan

Aneka kuliner peranakanDi Malang kue dengan bahan tepung ketan dan isian kacang ijo itu disebut kue tok. Warnanya kebanyakan adalah merah, tapi kadang-kadang juga hijau. Di tempat lain kue ini disebut kue ku. Ada juga yang menyebutnya kue kodok dan kue kura-kura. Kue ini adalah salah satu dari sekian banyak kuliner peranakan.

Pengaruh kuliner Tiongkok ke semesta kuliner nusantara cukup banyak. Ada begitu banyak kue basah yang rupanya terpengaruh dari jajanan China. Kue-kue seperti kue tok, kue onde-onde, dan kue wajik rupanya berasal dari Tiongkok. Demikian juga dengan aneka dimsum, seperti choi pan, siomay, kemudian juga lumpia juga berasal dari daratan Tiongkok. Jajanan lainnya seperti bacang dan putu mayang juga rupanya dari sana.

Beberapa daerah yang banyak pendatang dari negeri Tiongkok kaya akan sajian kuliner peranakan ini. Jakarta, misalnya. Kuliner Betawi kental dengan pengaruh berbagai suku dan ras, termasuk ras Tionghoa. Masakan seperti laksa dan rujak juhi di antaranya. Di Palembang, Belitung, Semarang, dan Singkawang juga kaya akan kuliner peranakan.

Laksa
Oh iya bihun bakso dan minuman pacar China juga disebut sebagai makanan peranakan. Ehm banyak juga ya. Aku melihat informasi itu dari Museum Hakka di TMII. Sayangnya tak ada penjelasan rinci tentang aneka masakan dan minuman tersebut di sana.

Favoritku dari aneka makanan tersebut jelas kue tok. Aku dari kecil sampai kini sungguh menyukainya. Teksturnya kenyal dengan rasa manis dari isiannya yang gurih lezat.

Aneka kuliner peranakan

Oh iya onde-onde dengan isian kacang merah juga sangat sedap, sayang tak banyak yang menjual varian ini. Dulu ada mlijo atau penjual sayur yang suka menjual jajanan ini. Aku bisa melahap tiga atau empat onde-onde kacang merah seorang diri. Hehehe gembul.

~ oleh dewipuspasari pada November 22, 2023.

Tinggalkan komentar