Kucing United
Noura telah pergi. Aku masih merasa ada lubang di hati. Tapi hidup terus berjalan, masih banyak kucing perlu disayangi. Ya, masih ada delapan kucing. Semua minta dikasihi.
Kucing United, aku menyebutnya. Tujuh dari delapan kucing ini masih bersaudara. Sama-sama turunan Mungil dan Nero. Pang, Pong, Opal, dan Cindil adalah anak Mungil. Lalu, Clara, Nero Manis, dan Singka adalah anak Cindil. Yang kucing adopsi hanya Samsudin.
Usia mereka beragam, dari masih lima minggu hingga empat tahun. Cindil sekarang yang tertua. Usianya kini empat tahun. Disusul dengan Sam (3), Pang, Pong, Opal yang juga tiga tahun. Nero Manis dua tahun. Yang masih kecil ada Clara (4 bulan) dan Singka (5 minggu).
Belakangan kucing-kucing pada mudah sakit. Ooh biaya ke dokter membuatku cenat-cenut sendiri. Belum waktu dan energi ke klinik. Kadang-kadang klinik begitu penuh, sehingga kucingku tidak bisa dilayani.
Saat ini aku merasa tertolong dengan kucing-kucing ini. Mereka menemaniku dan memberiku banyak kenangan, baik buruk, sedih, maupun manis. Kucing United ingin kusayang selalu, agar mereka bisa hidup bahagia dan punya kenangan manis.
