The People vs. Larry Flynt, Film yang Bikin Kernyit Dahi dan Nyengir

Aku menonton film The People vs. Larry Flynt gara-gara dua hal. Yang pertama karena filmnya bakal menghilang sebentar lagi di Netflix, yakni tanggal 31 Desember 2023. Kedua, karena ada Woody Harrelson dan Edward Norton di antara jajaran pemerannya.

Sejak nonton Now You See Me (2013) aku jadi mengikuti sepak terjang Woody Harrelson. Rupanya ia aktor berbakat yang telah beberapa kali mendapatkan nominasi Oscar dan Golden Globe. Dalam film ini, ia juga mendapatkan nominasi Oscar dan Golden Globe. Sementara Edward Norton, aku mulai suka film-filmnya sejak ia berperan di film Primal Fear (1996). 

Lantas tentang apa The People vs. Larry Flynt yang mendapat skor bagus dan mendapat berbagai penghargaan ini? Di awal-awal kisah nampak adegan kakak beradik, Larry dan Jimmy, yang kotor dan susah payah mendorong gerobak ke dalam sebuah hutan. Rupanya mereka menjual minuman keras buatan sendiri.

Ketika barang dagangan mereka itu diminum oleh ayah mereka, Larry sangat marah dan menimpuk ayahnya. Ayahnya yang tengah mabuk, membalasnya dengan menghujani dengan peluru, sehingga kedua kakak beradik itu kalang kabut.

Cerita kemudian berselang 20 tahun kemudian ketika keduanya menjalankan bisnis klub malam bernama Hustler Go-Go. Bisnis mereka hampir bangkrut, namun kemudian Larry (Woody Harrelson) punya ide lain yakni membuat majalah yang memiliki konten vulgar semacam Playboy.

Larry Flynt
Tak lama usaha majalah tersebut sukses, namun banyak kalangan yang menentangnya karena dianggap menyuburkan pornografi. Ia pun kemudian dimejahijaukan. Saat-saat itulah ia berkawan dengan pengacara bernama Alan Isaacman (Edward Norton).

Suatu ketika seusai dari pengadilan ia dan Alan ditembak. Sejak itu kesehatannya menurun. Ia dan isterinya, Althea (Courtney Love), kemudian larut dalam narkoba. Tahun-tahun berikutnya ia makin banyak kasus. Ia dan isterinya semakin ‘gila’ di persidangan sehingga merepotkan Alan dan makin dibenci banyak kalangan.

Sebuah Film dari Kisah Nyata
Lahir di keluarga yang kacau mungkin yang membuat kehidupan dan pola pikir Larry juga kacau, meski ia sebenarnya seorang yang jenius. Apabila mendengar pemaparannya, ia nampak berwawasan dan kreatif. Hanya setelah ia terpapar narkoba, perilakunya makin sulit ditebak, mengarah ke destrutif dan meresahkan berbagai pihak.

Ketika mengetahui para tokoh di film ini ada di kehidupan nyata, aku tertohok. Ada ya orang semacam Larry Flynt ini hehehe. Dalam film ini Ada tokoh terkenal seperti Ruth Carter yang merupakan saudari dari Jimmy Carter, yang mencoba mengajak Flynt agar kembali ke gereja, tapi hanya berhasil sementara waktu.

Cerita dari Larry Flynt ini mengingatkan pada sosok Toru Muranishi, sutradara video dewasa Jepang yang tersaji dalam series The Naked Director. Kedua-duanya jenius dan dianggap inovatif di dunianya, namun juga menghadapi kasus persidangan karena usaha mereka tersebut. Oh iya baru ingat juga ada film semi biografi tentang miliuner Inggris bernama Paul Raymond, yang juga bergerak di hiburan dewasa dalam film The Look of Love (2013). Film ini dibintangi Steve Coogan dan Imogen Poots.

Film ini sebenarnya bukan jenis film yang kusuka. Hanya kadang-kadang aku mencoba membuka diri dengan menonton film yang tidak masuk dalam seleraku. Cerita dan tensinya relatif agak datar dan temponya lambat seperti film-film bertema persidangan pada umumnya.

Larry Flynt

Namun yang membuat film yang dibesut oleh Milos Forman ini masih menarik disimak adalah jajaran pemainnya. Woody Harrelson memerankan sosok Larry Flynt dengan optimal. Ketika ia ‘waras’ dan ‘gila’ sama-sama menarik. Penampilannya yang eksentrik ketika ia menggunakan helm di persidangan bikin nyengir. Interaksinya dengan Edward Norton dalam film ini juga asyik diikuti, hubungan mereka nampak naik turun. 

Dan, salah satu primadona di film ini adalah pemeran Althea alias Courtney Love. Aku baru tahu jika isteri Kurt Cobain ini juga pandai berakting selain juga menjadi pentolan di band bernama Hole. Dalam film ini Courtney menarik perhatian dalam memerankan sosok Althea yang seperti Larry juga eksentrik dalam berpenampilan.

Ketika melihat Althea yang mewarnai rambutnya menjadi berwarna-warni dan mengenakan kostum yang nyentrik, aku seperti melihat kekasih Joker alias Harley Quinn. Larry dan Althea ibarat Joker dan Harley di dunia nyata, sama-sama eksentrik dan penuh kontroversi.

Larry Flynt dan Althea
Film The People vs. Larry Flynt bukan jenis semi biografi yang bakal disukai kalangan umum karena menampilkan sosok yang kontroversial. Namun berkat akting jajaran pemainnya, film ini jadinya masih menarik ditonton. Skor: 7/10

Sumber gambar: IMDb dan Netflix

~ oleh dewipuspasari pada Desember 27, 2023.

Tinggalkan komentar