Berhenti Sejenak dan Merenung

Nastar dan kopi hitamSiang ini aku terus memperhatikan layar monitor laptop, bergantian dengan scrolling beberapa aplikasi di ponsel. Aku tak bisa fokus. Ada banyak hal yang mendesak, tapi aku tak bisa berkonsentrasi.Sementara di luar cuaca tak menentu, panas, hujan, terang, dan hujan deras. Membuatku bingung dan naik turun tangga untuk membuka dan menutup jendela di loteng.

Aku kesulitan fokus belakangan ini. Banyak yang menggelayuti pikiranku. Seseorang yang baru kukenal menasihatiku untuk diam sejenak, merenung dan berkontemplasi.Kamu perlu memikirkan janji-janji yang kamu buat ke dirimu sendiri, ujarnya dengan lugas.

Aku harus berhenti sejenak dan merenung.

~ oleh dewipuspasari pada April 27, 2024.

Tinggalkan komentar