Nasi Goreng Iga Cabe Ijo

Nasi goreng iga cabe ijo Salah satu kuliner nusantara yang nampak sederhana namun bisa diolah menjadi aneka hidangan yang menggugah selera adalah nasi goreng. Tinggal variasikan bumbu, lauk pendamping, dan topping, maka akan menghasilkan cita rasa yang berbeda. Kali ini aku mencobai nasi goreng iga cabe ijo

Sebenarnya hari itu sudah malam. Mendekati pukul 21.00. Namun aku merasa lapar dan ada hidangan yang ingin kucobai di Dine & Chat yang terletak di pusat kota Jambi. Ya, aku tidak tahu diri memesan nasi goreng yang porsinya besar. Duh sudah lama tidak makan nasi goreng. Mohon maaf ya tubuhku.

Betul dugaanku, nasi gorengnya porsinya besar. Bisa disantap dua orang sih sebenarnya. Tapi rekanku sisi kiri telah memesan sandwich ayam dan sisi kananku memesan ramen. Punya mereka juga porsinya besar.

Nah nasi goreng cabe ijo ini memiliki potongan iga empuk yang cukup banyak. Kemudian ada potongan tomat ijo, irisan cabe ijo, daun kemangi, mentimun, irisan wortel, sepotong tomat merah, dan melinjo.

Nampaknya lezat.

Aku mulai menyuap sesendok dan menikmati. Sedap. Bumbunya meresap di setiap butiran nasinya. Iganya empuk dan tidak pelit sehingga memberikan kontribusi gurih pada nasi gorengnya.

Namun yang paling berkesan di nasgor cabe ijo ini adalah kesesuaian temanya. Serba ijo dengan keserasian rasa untuk tiap unsurnya.

Tomat ijo selalu serasi berkolaborasi dengan cabe ijo yang tidak pedas dan punya aroma juga rasa yang khas. Kemangi memberikan aroma yang segar dan wangi, penambah nafsu makan yang natural.

Nasi goreng iga cabe ijoSebenarnya mentimun dan tomat merah kurang masuk. Tidak sesuai tema. Tapi anggap saja mereka sekadar aksen.

Aku menikmati setiap suapan nasi goreng ini. Hingga kemudian celanaku terasa sesak dan perutku sudah mulai tak sanggup. Lumayan dua pertiga masuk perut. Mohon maaf aku tak sanggup menghabiskannya. Lain kali harus disantap berdua agar tak kekenyangan.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 9, 2024.

Tinggalkan komentar