Tentang Alice di Negeri Ajaib

Alice di negeri ajaib Waktu kecil, aku sangat penasaran dengan film animasi Alice di Negeri Ajaib. Waktu itu aku belum baca bukunya dan tidak tahu ceritanya. Aku penasaran bagaimana jika diriku menjadi Alice, makanan mana yang akan kumakan dan pil mana yang ingin kutelan.

Waktu itu aku merasa frustasi menontonnya. Adegan ketika Alice mengejar kelinci dan kemudian terjebak di sebuah ruangan. Ia melihat pintu di sana. Pintunya terlalu kecil untuk ukurannya. Ketika ia menelan sesuatu eh malah kemudian ia menjadi begitu imut.

Ya, upayanya tak ada yang beres hingga ia menangis. Banjir air mata itu membuat pintu terbuka dan ia bisa masuk ke negeri Wonderland.

Ada banyak adegan di Alice yang bikin frustasi ketika ia makan sesuatu atau minum sesuatu yang membuat tubuhnya berubah. Aku tak suka ia mengejar-ngejar kelinci itu dan malah tidak menikmati negeri ajaib itu.

Oh mungkin kalau aku jadi Alice, aku akan nongkrong dengan si kucing misterius. Atau malah tertidur pulas mendengar nasihat si ulat bulu yang suka merokok.

Menurutku negeri Wonderland adalah negeri yang aneh. Bak mimpi.

Dulu gara-gara aku punya rasa penasaran tinggi dengan kisah Alice, aku membuat artikel yang mempertanyakan kondisi mental si Alice saat itu. Jangan-jangan ia mabuk jamur, sehingga ceritanya adalah hasil halusinasinya. Di cerita kartun ada kan jamur lucu merah putih yang bisa jadi merupakan jamur yang bisa membuat seseorang berhalusinasi.

Ketika kemudian serial animasinya tidak lagi diputar, aku kesal sekali. Ceritanya saat itu si Alice baru bertemu ratu, belum ada konflik dengan si ratu. Gara-gara masih menggantung, aku jadi bingung bagaimana dengan nasib si Alice.

Baru ketika kuliah aku menemukan buku Alice di lapak buku bekas. Hingga kemudian terkumpul tiga buku Alice in Wonderland. Dan satu lagu buku kelanjutan Alice yang tak kalah anehnya.

Alice in wonderland Hingga sekarang aku mengingat sedikit-sedikit adegan dalam film animasi. Demikian juga dengan lagu temanya yang apik. Andaikata aku jadi kawan Alice, aku ingin mengajaknya mengeksplorasi negeri ajaib itu, jangan hanya sibuk mengejar kelinci dengan jas.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 19, 2024.

Tinggalkan komentar