Kucing Kecil di Lampung

Sam LampungKucing konon punya keistimewaan yakni menangkal hawa negatif. Oleh karena penghuni rumah dinas di Lampung masih suka usil, akhirnya pasangan mengadopsi seekor kucing. Kucing itu berhidung hitam seperti Panda dan Pong Cemong, ia juga masih kecil.

Ia diberi nama Sam, sama seperti kucing di rumah. Ekornya juga mungil alias bundel, dengan tubuh yang agak bantat. Ia kucing yang lincah dan tangkas, meski suka tiduran dan nampak lamban.

Di awal perkenalan, si Sam nampak malas. Baru ketika rajin kuberi ikan goreng, ia langsung akrab dan manja. Ia kemudian suka menemaniku dan aku merasa aman jika ada dirinya.

Si Sam kata pasangan adalah kucing jalanan. Ia biasa mangkal di penjual nasi goreng. Karena kasihan dan nampak menggemaskan, pasangan mengadopsinya. Ia tidak nampak takut dan langsung beradaptasi dengan rumah barunya.

Ketika plafon rumah dinas tiba-tiba ambruk, aku kuatir akan nasib Sam. Aku langsung membereskan sisi dekat kamar, tapi dia tidak ada. Hingga malam kutunggu si Sam pulang, untunglah ia selamat dan baik-baik saja.

Sam menjaga rumah dengan kemampuan penetral energi seperti kucing lainnya. Ketika pulang ke rumah dinas kemudian disambut si Sam rasanya menyenangkan. Aku jadi kangen dengan Samku dan kucing-kucing lainnya di rumah Jakarta.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 28, 2024.

Tinggalkan komentar