Dari Gelap Menuju Terang, Ulasan Buku Dark Night of the Soul 1.0

Malam gelap jiwaMalam gelap jiwa datang tepat sebelum momen kebangkitan. Di saat semuanya menghilang satu demi satu dan hanya tersisa kegelapan, itulah waktunya kehidupan barumu muncul dan memberikan semuanya yang dibutuhkan oleh jiwaku” – Joseph Campbell

Kehidupan manusia naik turun. Ada kalanya seseorang berasa di puncak, namun ada kalanya ia mengalami guncangan yang membuatnya mengalami kesedihan yang mendalam. Ada yang mengatakan kondisi tersebut sebagai depresi dan ada pula yang menyebutnya sebagai cobaan. Sementara bagi para pejalan, kondisi ini disebut dark night of the soul alias fase malam gelap jiwa. Mengapa setiap manusia mengalami malam gelap jiwa dan cara menghadapinya dibahas dalam buku berjudul Dark Night of the Soul 1.0 karya Ferdinand Budiman.

Frasa malam gelap jiwa diperkenalkan oleh Santo Yohanes, seorang biarawan asal Spanyol yang hidup pada abad ke-16. Ketika ia menggagas pembaruan, gagasannya ditentang dan ia dipenjara. Selama dalam masa tahanan ia menuliskan puisi tentang malam gelap jiwa.

Malam gelap jiwa sebenarnya bukan kondisi depresi yang berkaitan dengan kondisi kesehatan mental. Gejala dari malam gelap jiwa di antaranya kalian mengalami masalah besar yang datang bertubi-tubi baik yang bersumber dari karier, keuangan, hubungan, kesehatan, ataupun pendidikan. Kalian juga merasa mengalami berbagai penolakan.

Setelah peristiwa ini kalian kemudian mengalami fase malam gelap jiwa yakni merasa begitu sedih hingga putus asa, merasa tidak berharga dan tidak berdaya, serta mengalami perasaan seperti tersesat atau “dihukum”. Setelah itu kalian mungkin akan kehilangan minat tentang apa yang dulu membuat kalian gembira, juga ada rasa rindu untuk pulang.

Ya, pada saat mengalami fase malam gelap jiwa, ego kita terlucuti. Mungkin selama ini kita terlalu berambisi dan terjebak ke kemelekatan dunia. Kita ingin mendapat validasi dan dianggap penting, dan sebagainya.

Nah pada fase inilah dilakukan proses pelepasan ego yang prosesnya bisa jadi begitu berat dan lama. Proses ini kemudian akan berjalan beriringan dengan fase penyembuhan dan pelepasan akan trauma pada masa lalu. Hingga kalian akan mengalami semacam panggilan semesta dan sadar ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada memuaskan ego. 

Malam gelap jiwaSetiap manusia umumnya mengalami fase ini satu kali atau lebih sebelum mengalami kondisi yang disebut kebangkitan spiritual. Fase malam gelap jiwa begitu menyakitkan, namun setelah gelap akan ada terang.

Dalam buku ini dijelaskan gejala seseorang mengalami malam gelap jiwa yang membedakannya dengan gejala depresi. Ada semacam kuis dan skornya, beserta penjelasan skornya sehingga kita bisa tahu kondisi kita saat ini. Selanjutnya kalian akan belajar tentang ego dan cara untuk mengatasi malam gelap jiwa agar bisa segera meraih terang.

Penjelasan dalam buku ini mudah dicerna. Ada beberapa contoh untuk memudahkan pemahaman, disertai dengan kutipan tentang malam gelap jiwa dari orang-orang terkenal.

Buku ini sendiri tidak tebal yaitu 128 halaman. Namun oleh karena setiap proses menuju terang itu tidak mudah, maka kalian bisa membacanya perlahan-lahan, meresapinya, dan kemudian mempraktikannya agar fase malam gelap jiwa ini bisa segera dilalui.

Tata letak buku ini rapi dan nyaman dibaca. Ada beberapa ilustrasi menawan yang dibuat oleh Pepperin untuk membantu membayangkan dan memahami proses malam gelap jiwa hingga menuju terang.

Kekurangan dari buku ini adalah adanya perulangan pembahasan dan perulangan contoh seperti penjabaran tentang gejala malam gelap jiwa dan contoh dari orang-orang terkenal yang mengalami malam gelap jiwa. Menurutku tidak apa-apa bukunya tidak tebal, asal runtut dan tidak banyak perulangan.

Malam gelap jiwa
Di luar kekurangan tersebut buku ini sangat membantu para pejalan yang sedang merasa sendirian dan frustasi menghadapi malam gelap jiwa. Dengan adanya buku ini diharapkan para pejalan bisa segera melalui fase malam gelap jiwa.

Malam gelap jiwa adalah perjalanan menuju terang, perjalanan yang berasal dari kegelapan menuju kekuatan dan harta tersembunyi yang bersumber dari jiwamu.” – Caroline Myss

Detail Buku:
Judul: Dark Night of the Soul 1.0
Penulis: Ferdinand Budiman
Penerbit: Toedjoeh Delapan
Tahun Terbit: 2024
Tebal Buku: 128 halaman

~ oleh dewipuspasari pada September 13, 2024.

2 Tanggapan to “Dari Gelap Menuju Terang, Ulasan Buku Dark Night of the Soul 1.0”

  1. terima ksh ulasannya kak. jd punya referensi bacaan menarik hehehe

Tinggalkan Balasan ke dewipuspasari Batalkan balasan