Catatonia: Band dengan Vokalis Wanita Bersuara Unik

catatonia

Saya menyukai band ini sejak mereka menelurkan lagu bertajuk Mulder and Scully. Lagu tentang patah hati ini menarik bukan hanya liriknya yang mengasosiakan hubungan mereka dengan hubungan tidak jelas antara Mulder and Scully, namun juga karakter vokal penyanyinya, Cerys Matthews, yang unik. Nada suaranya centil dengan sedikit serak. Agak-agak mirip dengan suara pemenang X-Factor Indonesia, Fatin, namun jauh lebih merdu dan berkarakter. Juga agak-agak mirip dengan eks vokalis Evo yang sekarang menjadi vokalis Star & Rabbit, si Elda. Tapi jika disandingkan keduanya, malah saya lebih menyukai suara Elda dibanding Cerys Matthews hehehe. Yuk lanjut bahas lagu Catatonia.
Tidak banyak lagu Catatonia yang berhasil saya kuping. Selain lagunya bertajuk Mulder and Scully, saya hanya memiliki satu lagu Catatonia berjudul Dead from The Waist Down. Lagu ini asyik didengerin, memberikan nuansa di alam pedesaan yang segar dan ceria pasca panen dengan dominasi gitar dan drum. Video klipnya juga mendukung dengan dominasi warna kuning dan jingga menggambarkan tentang keceriaan di pedesaaan, meski di dalamnya juga mengandung kecemasan. Liriknya juga menawan dengan pilihan kata yang menarik.

We stole the songs from the birds in trees
Bought us time on easy street
Now our paths,they never meet
We chose to court and flatter greed, ego disposability
I caught a glimpse, and it`s not me

Make hay not war
Make hay not war
Make hay not war
Or else we`re done for
And we`re dead from the waist down

Catatonia merupakan band alternatif asal Wales. Band ini terdiri dari personel Cerys Matthews (vokal), Mark Robert (gitar), Paul Jones (bas), Owen Powell (gitar), dan Alex Richards (drum). Ada empat album yang berhasil ditorehkan band ini, mulai dari Way Beyond Blue (1996), International Velvet (1998), Equally Cursed and Blessed (1999), dan Paper Scissor Stone (2001). Lagu “Mulder and Scully” ada pada album International Velvet, sedangkan  “Dead from the Waist Down” ada pada album Equally Cursed and Blessed. Setelah album terakhir, pada September 2001 band ini bubar, si vokalis Cerys Matthews pun bersolo karir meski albumnya tidak pernah sesukses ketika bergabung dengan Catatonia.

Oh iya jangan keliru dengan band Katatonia. Jika Catatonia lebih bernuansa alternatif dan dapat diterima oleh telinga pecinta pop, tidak demikian dengan band Katatonia. Katatonia merupakan band rock asal Swedia, tepatnya bergenre death metal sebelum melembut sebagai band rock alternatif.

Gambar dari: www.music-bazaar.com

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 18, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: