Kucing Sam di Lampung dan di Jakarta

Sam cemongPasangan suka dengan nama Sam. Ia juga suka kucing yang ekornya pendek. Ketika ia mengadopsi kucing untuk menemaninya selama di Lampung, ia memilih kucing berekor pendek alias bundel. Ia juga memberinya nama Sam.

Kucing Sam di sini dan di sana berbeda. Kucing Sam di Jakarta sudah berusia empat tahunan dan ekornya meski bundel nampak sehat dan menawan. Badannya juga sedang.

Sementara kucing Sam di daratan Sumatera nampak mungil dan bantat. Ekornya begitu pendek seperti asal ada. Namun yang membuatnya menggemaskan, ia punya hidung hitam dan semacam kumis.

Gara-gara hidung hitam dan kumisnya ini ia disebut Sam Cemong.

Ia suka sekali makan ikan segar yang direbus ataupun digoreng. Ia makan ikan dengan lahap. Sama seperti seniornya si Sam di Jakarta.

Suaranya juga lucu dan membuat trenyuh. Setiap mendengar Sam bersuara baik Sam senior ataupun junior, aku merasa gemas dan ingin memeluknya.

Kucing Sam Jakarta Oh iya Sam Cemong kemarin lompat dan berlari sembrono ke arah mobil yang lewat. Oh dadaku mencelos dan aku menutup mata. Aku takut sekali. Untunglah pemilik mobil mengerem. Aku langsung pucat dan memelui si Sam Cemong.

Gimana ya kalau kedua Sam ini suatu ketika bertemu?

~ oleh dewipuspasari pada September 17, 2024.

Tinggalkan komentar