Marry Me, Manga Tentang RUU Menikah dengan Kaum NEET
Komik Jepang alias manga kerap mengusung tema slice of life. Meski temanya keseharian dan umumnya ringan, jenis manga ini tetap menarik dibaca. Nah, ada satu manga di Webtoon yang lagi rajin kubaca. Rasanya senang ketika mengetahui manga ini juga ada versi doramanya di Netflix. Judulnya, Marry Me.
Manga Marry Me dibuat oleh Miku Yuki. Manga ini dirilis 2015-2019. Totalnya ada 134 episode. Miku sebelumnya pernah membuat manga tahun 2013 berjudul God Virgin.
Cerita Marry Me punya sisi unik karena sepasang suami istri dipertemukan lewat Rancangan Undang-undang Perlindungan NEET yang merupakan singkatan dari Not in Education, Employment, or Training alias pengangguran. Tujuan dari RUU ini untuk kembali meningkatkan tingkat kelahiran di Jepang, setelah bertahun-tahun mengalami penurunan drastis.
Para PNS di Jepang kemudian dipilih untuk jadi ‘kelinci percobaan’ RUU ini sebelum diputuskan. Salah satu yang menjadi ‘korban’ adalah Shin Akiyasu, seorang PNS berusia 28 tahun. Ia dijanjikan akan segera naik pangkat jika mau mengikuti program tersebut. Pasangannya adalah Himari Sawamoto, gadis sebatang kara yang ‘hanya’ lulusan SMP.
Himari setelah kedua kakek neneknya meninggal, seperti tak memiliki semangat hidup. Ketika tiba-tiba Akiyasu datang dan memberitahukan program tersebut, ia setuju-setuju saja, tanpa banyak berpikir. Ia rupanya putus sekolah karena merawat kedua kakek neneknya.
Hubungan keduanya yang canggung kemudian direkatkan oleh para tetangga, rekan kantor Akiyasu, dan keluarga Akiyasu yang suka singgah ke rumah mereka. Himari rupanya pandai memasak sehingga orang-orang suka mampir untuk mencobai masakannya. Bahkan ada tetangganya yang suka numpang makan.
Meski demikian Himari rupanya kerap rendah diri. Apalagi jika menyandingkan latar belakangnya, pendidikan dan pekerjaannya dengan orang-orang sebayangnya. Ia suka menyebut dirinya “orang seperti aku”.
Cerita yang Manis, Ringan, dan Hangat
Ceritanya pendek-pendek dan memang banyak mengutarakan keseharian. Tentang belajar membuat cake, misalnya. Atau ketika Himari curhat ke anak SD karena membuat Akiyasu kecewa.
Di sini Himari menjadi magnet orang-orang di sekitarnya dengan sikapnya yang berubah, dari yang pemalu dan tertutup menjadi lebih terbuka. Ketika kemampuan masakan dan ketrampilan membuat kerajinan diakui, ia mulai percaya diri dan membiarkan orang-orang di sekitarnya mendekat. Menariknya banyak anak SD yang jadi temannya.
Akiyasu suka kerepotan karena rumahnya jarang sepi. Ada saja tamu yang ‘numpang’ makan hahaha. Mereka jadi sangat jarang punya waktu berduaan.
Di Webtoon manga ini tersedia gratis dengan tiket harian. Namun mulai episode 130-134 berbayar 12 koin.
Aku masih belum tuntas membacanya. Nanti kalau sudah tamat, aku bakal nonton doramanya yang diperankan Rinka Kuwada dan Toshiki Seto.
Sumber gambar: Webtoon, Pinterest, Drama List
