Foto Lawas Membuatmu Bernostalgia?
Apakah foto-foto dan tangkapan layar lawas membuatmu bernostalgia? Bagiku sih iya. Apalagi jika gambar tersebut berupa sebuah tempat yang pernah kudatangi atau kucing yang pernah kupelihara.
Sambil membersihkan gambar-gambar yang sudah tak relevan dan tak kuperlukan, aku memperhatikan informasi yang diberikan oleh gambar tersebut. Rupanya aku punya kebiasaan membuat tangkapan layar setiap ada transaksi, berikut juga dengan saldo terakhir yang ada di rekening. Kuperiksa transaksi dan saldo yang tercatat sesuai tanggal. Wah dulu aku lumayan rajin berhemat.
Kucing-kucing yang kupelihara mulai banyak semasa pandemi. Dulu hanya ada Nero, Mungil, dan Cindil. Tapi setelah pandemi bertambah jadi enam, kemudian membengkak hingga sampai belasan ekor. Anak-anak kucing yang masih berusia 1-2 bulan rata-rata tak banyak bertahan. Penyakitnya rata-rata sakit mata, batuk pilek, dan diare.
Dari gambar yang kusimpan, aku melihat ada banyak buku yang kubeli semasa pandemi. Sayangnya buku-buku itu belum pernah kubaca. Ah aku ingin sekali memiliki rak buku yang aman dari rayap. Rak plastik dan kontainer bikin susah membacanya.
Ya ada banyak kenangan mengalir selama aku memilah-milah foto. Tangkapan layar satu-persatu kuhapus. Biarkan sebagian masa lalu hanya sebagai bagian dari kehidupan. Sebagian lainnya tetap kusimpan sebagai memori yang berkesan.
