Lima Lagu The Strokes ini Perlu Didengarin

Puspa band jebolan Dreamband ini lagunya mirip The Strokes ya? Kawanku bernama Aris mengomentari band baru saat itu yang akan kami wawancarai. Kalau didengarkan baik-baik, lagu berjudul Rahasia milik Ize memang terpengaruh dengan gaya bermusik The Strokes. Omong-omong lagu mana yang Kamu sukai dari band asal New York ini?

Aku tidak banyak tahu tentang band beraliran garage rock ini. Yang kutahu lagu berjudul 12:51 memilliki melodi gitar yang asyik dan synthesizer ala tahun 80-an. Musiknya rame dan terkesan menenggelamkan vokal penyanyinya, Julian Casablancas, yang bersenandung seperti mengantuk dan tak berusaha keras.

Video klipnya bernuansa futuristik dengan warna seperti dalam film Tron. Lagunya bikin kepala mengangguk-angguk ceria. Oh ya 12:51 juga dikenal dengan judul Supernova. Lagunya tentang apa?  Ehm sepertinya lagu percintaan tentang seseorang yang kesepian dan mulai menua. Ia berharap bertemu dengan seorang untuk menemaninya hari itu.

Lagu dalam album kedua The Strokes, Room on Fires yang dirilis tahun 2003 berjudul Reptilia juga mudah membuat pendengar baru menyukainya. Lagu ini bikin adiktif dengan riff gitar yang khas dan gaya Julian bernyanyi yang malas-malasan. Lagunya bukan tentang reptil sih.

Now every time that I look at myself
“I thought I told you, this world is not for you”
The room is on fire as she’s fixing her hair
“You sound so angry, just calm down, you found me”

Lagu lain dari The Strokes dengan video klip yang unik adalah You Only Live Once. Lagu ini memiliki video klip di sebuah tempat yang di beberapa tempat berongga. Rongga itu kemudian terisi air sehingga menenggelamkan mereka. Cakep sekaligus seram sih video klipnya.

Riff gitarnya lagi-lagi bikin khas. Lagu ini memiliki nuansa yang semarak dan ceria. Persamaan di antara kedua orang mungkin sulit dicari tapi apakah tetap bisa selaras untuk bersama?

Some people think they’re always right
Others are quiet and uptight
Others they seem so very nice nice nice nice
Inside they might feel sad and wrong

Twenty-nine different attributes
Only seven that you like
Twenty ways to see the world 
Twenty ways to start a fight

Oh don’t don’t don’t get up
I can’t see the sunshine
I’ll be waiting for you, baby
Cause I’m through
Sit me down
Shut me up
I’ll calm down
And I’ll get along with you

Tiga lagu di atas lagu yang paling sering kudengarkan dari The Strokes. Dua lainnya yang juga menarik disimak yakni The End Has No End yang video klipnya menggandeng Mika Kunis dan Eva Mendez, juga lagu Juice Box dengan gaya musik dan bernyanyi yang agak beda dengan lagu-lagu The Strokes lainnya.

Lagu The End Has No End dan Juice Box masuk dalam album kedua The Strokes. Lagu-lagu dalam album ini memang sebagian besar mudah diterima kuping. Tapi musiknya sedikit menyerupai 12:51.

Band Amrik ini eksis sejak tahun 1998 dan kini telah merilis enam album. The Strokes digawangi Julian Casablancas (vokal), Nick Valensi ( lead guitar), Albert Hammond Jr (gitar, keyboard), Nikolai Fraiture (bas), dan Fabrizio Moretti (drum).

Gambar dari: Pitchfork dan website resmi TheStrokes

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 29, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: