Dune Part Two: Visual, Suara, dan Skoringnya Impresif

Dune Part Two meraih dua piala Oscar 2025 dari lima nominasi. Kategori yang berhasil mereka capai adalah best sound dan best special visual effect. Dua kategori ini memang menonjol dalam film yang dirilis Februari 2024. Seperti apa sih Dune Part Two?

Untuk mendapatkan kepercayaan dari para Freemen yang mendiami Arrakis, Paul Atreides (Timothée Chalamet) dan ibunya, Lady Jessica (Rebecca Ferguson) mulai mengikuti kebiasaan para Freemen. Paul belajar menaklukkan sai-hulud alias cacing tanah raksasa yang hidup di bawah permukaan padang pasir. Ia juga belajar menungganginya. Sedangkan Lady Jessica belajar menjadi penerus Reverend Mother. 

Paul bersama pemimpin dan pejuang Freemen seperti Stilgar dan Chani beberapa kali menggagalkan upaya penambangan rempah dan merusak kapal musuh. Hingga kemudian Baron Vladimir Harkonnen memerintahkan keponakannya yang kejam, Feyd-Rautha, memerintah Arrakis dan menghabisi para pemberontak. 

Berkat air kehidupan, Paul kemudian memiliki kemampuan melihat masa depan dan masa lalu. Ia kemudian menyebut dirinya Lisan al Gaib, juru selamat, dan menantang keluarga Harkonnens dan Emperor.

Cerita Lebih Kompleks

Aku masih ingat tahun lalu begitu antusias menyaksikan kelanjutan film Dune. Film pertamanya langsung membuatku jatuh cinta (ulasan di sini), sehingga aku penasaran akan kelanjutannya.

Cerita Dune Part Two yang juga diangkat dari novel Dune karya Frank Herbert ini makin kompleks jika dibandingkan film pertamanya. Skalanya juga lebih besar karena pertarungan makin melibatkan banyak pihak.

Unsur politik dan kepercayaan makin kental dalam cerita ini, seperti isu juru selamat yang terus didengungkan oleh Lady Jessica dan kemudian oleh Paul, agar para Freemen bersatu dan mau ikut berperang di bawah komando Paul. Isu ini seperti kondisi di dunia nyata, di mana peran kepercayaan akan datangnya juru selamat bisa membuat masyarakat bersatu.

Dalam film kali ini penonton mungkin mulai muncul rasa ragu akan sosok Paul dan Lady Jessica. Apakah keduanya tulus kepada masyarakat Arrakis, atau adakah maksud lain?. Hal ini sengaja dibiarkan ambigu hingga di akhir film, penonton baru bisa mendapatkan jawabannya di film berikutnya.

Meskipun film yang naskahnya ditulis dan disutradarai oleh Denis Villeneuve ini memiliki durasi sepanjang 166 menit, penonton akan tidak merasa bosan. Visual dalam film Dune sejak film pertamanya memang begitu impresif, sungguh memanjakan mata. Gambar-gambar di padang pasir, juga di gua tempat para Freemen tinggal mengesankan. Bentang gurun pasir nampak berbahaya tapi juga magis. 

Dari segi jajaran pemain, seperti Timothée Chalamet, Rebecca Ferguson, Josh Brolin, Austin Butler, Dave Bautista, Christopher Walken, dan Javier Bardem, semuanya tampil memikat. Makeup dan kostum Feyd-Rautha membuat Austin Butler tampil brutal dan sadis. Kostum para Bene Gesserit juga membuat mereka nampak misterius. 

Skoring dari Hans Zimmer juga membuat film ini tampil megah dan misterius. Sementara suara desiran angin, suara kemunculan para cacing tanah raksasa juga impresif. 

Omong-omong jika diperhatikan kisah dan nuansa Dune Part 2 ini terkesan mirip dengan Star Wars. Apakah mungkin memang terinspirasi dari kisah Dune?

Detail Film:

Judul: Dune Part 2

Sutradara: Denis Villeneuve

Penulis Skenario: Denis Villeneuve dan Jon Spaihts

Pemeran: Timothée Chalamet, Zendaya, Rebecca Ferguson, Josh Brolin, Austin Butler, Florence Pugh, Dave Bautista, Christopher Walken, Léa Seydoux, Stellan Skarsgård, dan Javier Bardem

DOP: Greig Fraser

Skoring: Hans Zimmer

Kredit: Legendary Pictures

~ oleh dewipuspasari pada Maret 12, 2025.

Tinggalkan komentar