Hari Buku Nasional dan Tumpukan Buku

Hari ini (17/5) diperingati sebagai hari buku nasional. Aku jadi teringat dengan tumpukan buku di meja yang sebagian di antaranya belum kubaca. Rasanya semakin sulit menyediakan waktu untuk membaca buku-buku tersebut.

Mau tak mau harus dipaksa. Aku memaksakan diriku untuk membaca buku-buku tersebut. Jika sampai halaman sekian aku tak tertarik melanjutkan, maka aku jeda atau kuganti buku lainnya. Siapa tahu aku membacanya lambat karena memang isinya tak menarik dan malah membuang waktu.

Memang hape menjadi salah satu distraksi. Tapi rasanya tidak benar jika hanya menyalahkan hape. Diri kita sendiri seharusnya yang memiliki kontrol, walau dalam realitanya memang berat.

Jika memang inginnya pakai hape, toh bisa saja membaca dengan hape. Koleksi buku di iPusnas dan iJakarta ada begitu banyak yang menarik untuk dibaca.

Kini aku kembali memulai kebiasaan lama yaitu menyediakan satu buku bacaan ke dalam tas. Daripada main hape, aku bisa membaca buku beberapa lembar sambil menunggu. Kadang-kadang aku bisa membaca lumayan banyak saat duduk di bangku LRT. Memang sih kadang-kadang rasa malasku muncul. 

Ya memang ada banyak tantangan membaca buku saat ini. Yang penting keinginan membaca perlu terus dijaga dan dirawat. Baca komik juga tidak apa-apa jika sedang malas membaca novel atau buku-buku nonfiksi.

Selamat hari buku nasional! 

~ oleh dewipuspasari pada Mei 17, 2025.

Tinggalkan komentar