Cemong Diopname

Kucingku si Panda Cemong tiba-tiba tak doyan makan. Ia yang biasanya lahap makan apa saja, tiba-tiba mogok makan. Rupanya pileknya parah. Selama beberapa hari ia kusuapin, tapi tubuhnya makin lemah. Kuatir dengan tubuhnya yang mulai lemas, aku segera membawanya kembali ke klinik.
Luka yang ada di dekat matanya ternyata jamur. Kupikir awalnya itu luka karena digaruk. Kuberi ia obat kutu, tapi rupanya aku salah. Itu jamur, bukan kutu. Jamurnya menjalar di kepalanya, tertutup oleh bulu.
Aku bingung darimana Cemong mendapat jamur. Mungkin ketika ia kabur empat harian dulu di kebon kosong. Waktu itu aku pusing mencarinya dan menangkapnya. Setiap hari aku menunggu kemunculannya di kebon kosong bersama keranjang.
Ya, Cemong pun harus rawat inap. Ia diinfus. Jamurnya pun diobati. Sementara pileknya juga masih parah.
Ehm ada saja kucing yang sakit. Aku jadi kuatir jika meninggalkan mereka saat mereka sakit begini. Saat ini Naura juga sedang sakit. Kakinya luka dan jalannya pincang. Tiga kucing lainnya, Kwak, Creamy, dan Opal juga sedang pilek.
Kucing-kucingku cepat sembuh ya.
